Polda Sulteng Gelar Pelatihan peningkatan Kemampuan Pendeta di Parigi Selatan

-Uncategorized-
oleh

– Dalam upaya meningkatkan pemeliharaan kamtibmas serta sinergi dengan tokoh agama serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap paham dan , Satuan Tugas (Satgas) II Preemtif melaksanakan kegiatan Pendeta di Aula Desa Sumbersari, Kecamatan Parigi Selatan, Parigi Moutong, pada Kamis (17/4/).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh , AKBP Moh. Taufik, S.H, dengan melibatkan personel Satgas II Preemtif lainnya seperti Aiptu Rahmat Jafar, Aiptu Rasul, dan Aiptu Andi Agustiar, turut hadir pula para Da'i Kamtibmas Polri dan para narasumber dari kalangan rohaniawan Kristen.

Baca Juga:  Polwan Polda Sulteng Gelar "Police Goes To School" Sambut Hari Jadi ke-76

Dalam sambutannya, AKBP Moh. Taufik menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas dari Ops Madago Raya dalam rangka deradikalisasi, pemeliharaan keamanan, serta mendorong persatuan umat melalui peran aktif para pemuka agama.

“Kami berharap para pendeta dapat menjadi ujung tombak dalam menangkal paham radikal dan intoleransi di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Materi kegiatan disampaikan oleh dua narasumber utama. Pdt. Lidya, S.Th, selaku Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kabupaten Parimo, membawakan materi berjudul “Peran Pendeta dan Tokoh Agama Kristen dalam Menangkal Paham Radikal dan Intoleransi”.

Baca Juga:  Edarkan Sabu, 2 Warga Touna Diancam 20 Tahun Penjara

Ia mengapresiasi dan mendukung penuh upaya Satgas Ops Madago Raya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah operasi khususnya Kabupaten Parigi Moutong.

Sementara itu, Pdt. Grace Santi Palumbara, S.Th, Ketua Jemaat Gereja Maranatha Lemusa, menyampaikan materi “Peran Pendeta atau Rohaniawan dalam Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama”.

Ia menyatakan rasa syukurnya bisa berbagi pengalaman dan memperkuat semangat antar umat beragama.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Buka Audit Kinerja Itwasum Polri, Tegaskan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini, terlebih situasi saat ini sudah sangat aman dan damai. Sehingga, bagaimana kita meningkatkan kehidupan yang toleran,” ucapnya.

Menutup kegiatan, para menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas II Preemtif Ops Madago Raya dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat peran tokoh agama dalam menjaga kedamaian dan mencegah berkembangnya paham radikal di tengah masyarakat.

banner

Komentar