Cegah Gangguan Psikologis, Biro SDM Polda Sulteng Gelar Konseling Personel Polres Parimo

-News-
oleh

NESIA melalui Bagian menggelar pemeriksaan psikologi (senpi) dinas, konseling berkala, serta tindak lanjut Profile Klinis Psikologi (PKP) bagi Polres Moutong (Parimo). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pesat Gatra Polres Parimo, Rabu (12/8/2026).

Sebanyak 86 personel mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Rinciannya, 70 personel mengikuti kegiatan jiwa (Keswa), sedangkan 16 personel menjalani pemeriksaan psikologi untuk pemegang senpi dinas.

Baca Juga:  Kapolri Naikkan Pangkat 22 Pati dan 211 Pamen, Dipenghujung Tahun 2023

Kegiatan dilaksanakan oleh tim Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng yang dipimpin Kabag Psikologi Biro SDM Polda Sulteng Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, bersama staf Bagpsi Ro SDM Polda Sulteng.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kabag SDM Polres Parimo Kompol I Gusti Nyoman Suarta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Kabag Psikologi Ro SDM Polda Sulteng Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, kepada para personel yang mengikuti pemeriksaan dan konseling.

Baca Juga:  Diduga Lalai! Perwira Polisi Terkena Luka Tembak, Berikut Penjelasan Polda Sulteng

Dalam arahannya, Kompol Akhmad Kunaefi menekankan pentingnya penguatan aspek psikologis personel. Menurutnya, kondisi psikologis yang baik menjadi salah satu faktor penting agar setiap anggota dapat menjalankan tugas secara optimal.

“Penguatan psikologis dilakukan untuk menjaga kesehatan mental personel agar dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ungkapnya.

Selain pemeriksaan psikologi bagi personel yang menggunakan senpi dinas, kegiatan juga mencakup konseling berkala serta tindak lanjut pelaksanaan Profile Klinis Psikologi. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kondisi psikologis personel secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Polwan Polda Sulteng Ziarah ke TMP Tatura, Kenang Jasa Para Pahlawan Jelang Hari Jadi ke-76

Melalui kegiatan ini, Biro SDM Polda Sulteng berharap pembinaan psikologi dapat terus dilakukan secara berkala. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga , sehingga mampu memberikan pelayanan dan menjalankan tugas kepolisian secara profesional serta bertanggung jawab.

banner

Komentar