Polda Sulteng Gelar Pelatihan peningkatan Kemampuan Pendeta di Parigi Selatan

-Uncategorized-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya meningkatkan pemeliharaan serta sinergi dengan agama serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dan , Satuan Tugas (Satgas) II Preemtif Operasi Madago Raya melaksanakan kegiatan Pendeta di Aula Desa Sumbersari, Kecamatan Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, pada Kamis (17/4/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatgas II Preemtif, AKBP Moh. Taufik, S.H, dengan melibatkan Satgas II Preemtif lainnya seperti Aiptu Rahmat Jafar, Aiptu Rasul, dan Aiptu Andi Agustiar, turut hadir pula para Da'i Kamtibmas Polri dan para narasumber dari kalangan rohaniawan Kristen.

Baca Juga:  Peduli Wilayah Operasi, Petugas Pos Kamtibmas Kawende dan Pakareme Salurkan Bantuan

Dalam sambutannya, AKBP Moh. Taufik menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas dari Ops Madago Raya dalam rangka deradikalisasi, pemeliharaan keamanan, serta mendorong persatuan umat melalui peran aktif para pemuka agama.

“Kami berharap para pendeta dapat menjadi ujung tombak dalam menangkal paham radikal dan intoleransi di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Materi kegiatan disampaikan oleh dua narasumber utama. Pdt. Lidya, S.Th, selaku Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kabupaten Parimo, membawakan materi berjudul “Peran Pendeta dan Tokoh Agama Kristen dalam Menangkal Paham Radikal dan Intoleransi”.

Baca Juga:  Polwan Polda Sulteng Gelar "Police Goes To School" Sambut Hari Jadi ke-76

Ia mengapresiasi dan mendukung penuh upaya Satgas Ops Madago Raya dalam menjaga keamanan dan ketertiban khususnya Kabupaten Parigi Moutong.

Sementara itu, Pdt. Grace Santi Palumbara, S.Th, Ketua Jemaat Maranatha Lemusa, menyampaikan materi “Peran Pendeta atau Rohaniawan dalam Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama”.

Ia menyatakan rasa syukurnya bisa berbagi pengalaman dan memperkuat semangat toleransi antar umat beragama.

Baca Juga:  2 Tersangka Korupsi 29 Miliar di Bangkep, Diserahkan Penyidik ke Kejati

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini, terlebih situasi saat ini sudah sangat aman dan damai. Sehingga, bagaimana kita meningkatkan kehidupan yang toleran,” ucapnya.

Menutup kegiatan, para menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas II Preemtif Ops Madago Raya dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat peran tokoh agama dalam menjaga kedamaian dan mencegah berkembangnya paham radikal di tengah masyarakat.

banner

Komentar