Izinkan Warga Demo Pasca Pemilu, Kapolri: Asal Tidak Anarkis

-News-
oleh

Nesia Listyo Sigit mengimbau kepada semua pihak untuk menggunakan jalur yang tepat dalam menyampaikan protes setelah proses .

Meski demikian, Kapolri juga memberikan izin kepada warga untuk melakukan jaminan tidak anarkis. Sigit mengajak masyarakat untuk menjaga perdamaian.

“Turun ke jalan boleh, namun demikian harapan kita tentunya dilakukan secara terukur, tidak anarkis, dan tidak merugikan ataupun merugikan masyarakat ataupun orang lain,” ungkap Kapolri Sigit di Kawasan , Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2024).

Baca Juga:  Tak Ada Aduan Pelanggaran Netralitas, Kompolnas: Tanda Komitmen Polri Dijalankan

Sigit menjelaskan, telah melakukan langkah-langkah pencegahan yang matang sejak jauh-jauh hari untuk menghadapi Pemilu 2024. Kapolri juga mengimbau semua pihak untuk menghormati hasil apapun yang akan ditetapkan oleh (KPU).

“Jadi saya kira yang namanya sistem pendingin sudah kita lakukan jauh-jauh hari dengan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan terkait,” ujarnya.

Baca Juga:  Kaops Madago Raya Tinjau Pelatihan Menjahit bagi Istri Eks Warga Binaan di Poso

Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan akan mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk tindakan anarkis atau pelanggaran hukum yang terjadi selama periode pasca-Pemilu.

“Sehingga kita bisa bersama-sama menjaga apa pun hasil Pemilu yang kemudian nanti ditetapkan oleh KPU ini tentunya wajib kita hormati,” tukasnya.

banner

Komentar