Wakapolda Sulteng Tekankan Pencegahan Karhutla hingga Full Back Up Kasus Pembunuhan di Duyu

-News-
oleh

PALU NESIA – Wakapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf mengingatkan seluruh personel untuk ikut mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal itu disampaikan saat apel pagi usai Dirpamobvit Kombes Pol Andjas Adipermana memimpin apel pagi di lapangan Mako Polda Sulteng, Senin (24/8/2026).

Pesan tersebut disampaikan Wakapolda sebagai bentuk kepada jajaran agar kewaspadaan terhadap potensi Karhutla terus ditingkatkan. Personel diminta tidak hanya mengingatkan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar.

Baca Juga:  KPU Tetapkan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Hari Ini, 1.138 Personel Diterjunkan!

“Jangan melakukan pembakaran lahan. Ingatkan diri kita, keluarga, maupun tetangga agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya Karhutla,” kata Brigjen Helmi dalam arahannya.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda meminta seluruh personel turut berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Selain persoalan Karhutla, Wakapolda juga memberikan perhatian terhadap penanganan kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi pada Minggu malam (26/7/2026) di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Palu.

Baca Juga:  Pimpin Apel Perdana, Kabid Propam Polda Sulteng Tekankan Disiplin dan Integritas Jelang Pilkada

menekankan kepada jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) untuk memberikan dukungan penuh atau full back up dalam proses pengungkapan kasus tersebut. Ia meminta bekerja secara profesional, cermat dan maksimal dalam mengungkap fakta serta menemukan pelaku.

“Untuk kasus pembunuhan satu keluarga ini agar menjadi perhatian. Ditreskrimum dan Ditressiber harus memberikan full back up sehingga kasus ini dapat diungkap secara maksimal dan terang benderang,” tegasnya.

Baca Juga:  Dai Polri Sentuh Wali Santri Ponpes Baabul Khair Lewat Edukasi Kekerasan Anak dan Bahaya Radikalisme

Sementara itu, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan terus berkomitmen menjaga situasi kamtibmas sekaligus memberikan perhatian terhadap persoalan yang menjadi keresahan masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Untuk kasus pembunuhan satu keluarga, memastikan proses penyelidikan dan penyidikan terus dilakukan secara serius dengan dukungan penuh dari jajaran terkait. Mohon doanya agar kasus ini segera terungkap,” pungkasnya.

banner

Komentar