Dai Polri Sentuh Wali Santri Ponpes Baabul Khair Lewat Edukasi Kekerasan Anak dan Bahaya Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya mencegah kekerasan terhadap kembali digalakkan. Satgas II Preemtif melalui Tim Da'i menggelar sosialisasi kepada para wali santri Pondok Pesantren Baabul Khair, Sabtu (23/8/). 

Kegiatan ini berlangsung di Hotel 99, Jalan P. Seram, Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso. Sosialisasi digelar atas kerja sama dengan Yayasan Buhari Baabul Khair, yang menjadi tuan rumah kegiatan. Tiga Tim Da'i Polri yang hadir dalam kegiatan ini adalah Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, l dan Aipda Sofyan Al Liosi.

Baca Juga:  Mahfud MD Sebut Bakal Mundur, Mensesneg: Kami Belum Terima Suratnya

Dalam pemaparannya, Tim Da'i Polri Ipda Ilham Seiwan menyampaikan sejumlah materi penting terkait kekerasan terhadap anak. Mulai dari pengertian kekerasan anak, dampaknya secara fisik dan psikologis, penyebab utama terjadinya kekerasan, hingga tanda-tanda anak yang mengalami kekerasan.

Para wali santri juga dibekali pengetahuan tentang peran keluarga dan pesantren dalam mencegah kekerasan. Tim Da'i Polri menekankan bahwa anak adalah amanah dari Allah yang harus dijaga dan dilindungi. 

“Kekerasan bukan cara mendidik. Mari bersama wujudkan rumah dan pesantren yang ramah anak,” ujar Ipda Ilham Sriwan.

Baca Juga:  Aksi Kemanusiaan, Satgas Madago Raya Donor Darah untuk Bantu Warga Penderita Tumor di Poso

Selain isu kekerasan anak, Tim Da'i Polri juga mengajak para wali santri untuk terus menjaga antarumat beragama dan menguatkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dinilai penting untuk menjaga sosial dan harmoni di tengah masyarakat.

Wali santri juga diingatkan untuk mewaspadai penyebaran paham radikalisme dan , terutama yang menyasar kalangan generasi anak muda dan lingkungan . 

“Paham-paham radikalisme bisa masuk melalui banyak celah. Penting bagi kita semua untuk saling menjaga dan melindungi anak-anak dari pengaruh negatif,” jelas Ipda Ilham.

Baca Juga:  Kaops Madago Raya Tekankan Upaya Pencegahan Radikalisme dan Intoleran di Wilayah Operasi

Ketua Yayasan Baabul Khair, Hi. Buhari, menyampaikan terima kasih kepada Tim Da'i Polri atas materi dan pendekatan yang disampaikan. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program Polri dalam menjaga dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

“Kami siap bersinergi dengan Polri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan bebas dari kekerasan serta pengaruh paham radikalisme,” tutur Ketua Yayasan Baabul Khair.

banner

Komentar