Lempar Rumah Warga, Tim Jaguar Tadulako Amankan Sejumlah Remaja Resahkan di Kota Palu

-News-
oleh

NESIA – Personel Satuan Samapta membubarkan sekaligus mengamankan sejumlah remaja yang diduga terlibat aksi keributan disertai pelemparan batu ke rumah di Jalan Nuri, Kota Palu.

Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026, sekitar dini hari dan membuat warga di sekitar lokasi merasa tidak nyaman serta khawatir terhadap keselamatan lingkungan.

Kombes Pol Hari Rosena melalui Kasat Samapta Polresta Palu AKP Fadli menyampaikan bahwa pihak bergerak cepat setelah menerima dari pada pukul 01.50 Wita terkait adanya gangguan dan ketertiban.

Baca Juga:  KPU Bakal Batasi Jumlah Peserta Hadir di Arena Debat, Ini Alasannya!

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Samapta menyebut Polresta Palu langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan.

“Di lokasi, petugas menemukan sekelompok remaja yang diduga menjadi pelemparan batu ke arah rumah warga. Aparat kemudian melakukan upaya persuasif guna menghentikan aksi dan menenangkan situasi,” ujarnya.

Saat dilakukan penertiban, AKP Fadli menyatakan para remaja sempat mencoba melarikan diri sehingga personel melakukan pengejaran hingga akhirnya seluruhnya berhasil diamankan.

Baca Juga:  172 Baja Polda Sulteng Ikut Orientasi dan Pemantapan Tugas Fungsi Samapta

“Sebanyak tujuh remaja di bawah umur berhasil diamankan, masing-masing berinisial A (16), A (16), D (16), A (14), Z (15), MF (15), dan MR (15). Seluruhnya kemudian dibawa ke Mako Polresta Palu untuk keperluan pendataan dan pembinaan,” terangnya.

AKP Fadli menegaskan kepolisian berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah serta mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari, sementara situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali.

Baca Juga:  253 Personel TNI-Polri Perkuat Satgas Madago Raya Tahap III di Sulteng

“Kami berkomitmen akan terus menjaga kondusivitas wilayah serta mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari,” pungkasnya. 

banner

Komentar