Edukasi Pelajar, Satgas Madago Raya Paparkan Bahaya Bullying dan Pentingnya Cinta Tanah Air

-News, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Satgas II Preemtif Ops Madago Raya melalui Kapolsek Pesisir Selatan, Iptu Arkam AR, memberikan edukasi tentang bahaya dan menanamkan jiwa cinta tanah air kepada para SMP Negeri 1 Poso Pesisir Selatan pada Jumat (14/11/).

Dalam pemaparannya, Iptu Arkam menegaskan bahwa bullying atau perundungan bukan hanya tindakan yang melukai fisik, tetapi juga berdampak serius pada korban. Ia meminta para siswa untuk memahami bahwa perundungan dapat memicu trauma jangka panjang dan harus dicegah sejak dini.

Baca Juga:  Persoalan Utang Berujung Penikaman di Banggai Laut, Polda Sulteng Jamin Proses Hukum Berjalan Objektif

Kapolsek juga menjelaskan berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari ejekan, pengucilan, hingga kekerasan verbal dan fisik. Menurutnya, para siswa harus berani melapor kepada guru atau pihak sekolah jika menjadi korban atau mengetahui adanya praktik perundungan.

Tak hanya itu, Iptu Arkam turut mengingatkan pentingnya menjaga perilaku saat bergaul di luar sekolah. Ia mengatakan banyak contoh kenakalan remaja yang berawal dari pergaulan bebas dan kurangnya pengawasan orang tua.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Pererat Silaturahmi dengan Eks Napiter di Poso

“Kalian adalah generasi penerus. Fokuslah belajar dan jangan mudah terpengaruh hal-hal negatif di luar sana,” ujar Kapolsek dalam arahannya kepada ratusan siswa yang hadir.

Selain membahas bahaya bullying, Iptu Arkam juga menyisipkan pesan tentang pentingnya menanamkan rasa nasionalisme. Ia mengajak para siswa untuk mencintai tanah air, menghargai , dan menjaga persatuan di lingkungan sekolah maupun .

Menurut Kapolsek, pembentukan karakter sejak usia remaja menjadi kunci penting dalam mencegah sikap intoleran maupun tindakan yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar.

Baca Juga:  Da'i Polri dan Pengurus Masjid Muhajirin Bersatu Tolak Paham Radikal dan Intoleran di Poso

Pihak sekolah menyampaikan atas perhatian Satgas Madago Raya yang secara rutin memberikan pembinaan kepada didik. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.

banner

Komentar