62 Warga Masani Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Hidup Sehat dari Satgas Madago Raya

-Kesehatan, News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – Antusiasme Desa Masani, Kecamatan Pesisir, Poso, terlihat saat Subsatgas Dokkes IV Banops Madago Raya menggelar layanan gratis, Sabtu (6/9/2025).

Aula Kantor Desa Masani dipadati puluhan warga yang datang untuk berobat maupun memeriksakan kondisi kesehatannya yang diberikan secara oleh .

Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pengobatan umum dan pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta asam urat. Program ini dirancang untuk membantu yang membutuhkan akses kesehatan cepat dan praktis.

Baca Juga:  Wakapolda Sulteng Berikan Pembekalan Kepada 129 Siswa Dikti ba Polri

Sebanyak 62 orang warga memanfaatkan pelayanan tersebut. Mereka datang dengan beragam keluhan kesehatan, sebagian besar dari kalangan dewasa dan lansia yang membutuhkan pemeriksaan rutin.

Kasubsatgas Dokkes Satgas IV Banops Madago Raya, Ipda Aditya Kusnadi Putra, A.Md., Kep., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya komitmen Polri mendekatkan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Terjunkan 250 Personel, Polda Sulteng Lanjutkan Operasi Madago Raya Tahap II

“Kami hadir bukan hanya untuk memberikan pengobatan, tapi juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat,” jelas Ipda Aditya.

Selain pengobatan, lanjut Ipda Aditya menyebut tim medis juga memberikan mengenai pencegahan penyakit. Edukasi tersebut difokuskan pada pola makan sehat, olahraga teratur, serta pentingnya rutin.

“Alhamdulillah, Warga Desa Masani mengaku bersyukur atas kegiatan ini. Menurut mereka, jarak yang cukup jauh menuju fasilitas kesehatan membuat pelayanan seperti ini sangat membantu,” sebutnya.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Madago Raya Serentak Gelar Razia dan Sambang ke Warga Poso

Satgas Madago Raya menegaskan akan terus melaksanakan program serupa di berbagai wilayah. Kehadiran mereka diharapkan tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat di wilayah operasi.

banner

Komentar