Dukung Satgas Madago Raya, Ketua Muhammadiyah Sulteng Tegaskan Tolak Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas IV Banops Madago Raya melalui Subsatgas melaksanakan kunjungan ke Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Muh. Amin Parakkasi, S.Ag., M.HI, pada Kamis (24/7/). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng, Kota Palu.

Silaturahmi ini merupakan bagian dari yang terus digencarkan Satgas Madago Raya dalam upaya menciptakan stabilitas keamanan dan mencegah penyebaran paham radikal di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya di empat wilayah operasi terutama Kabupaten .

Baca Juga:  Bidhumas Polda Sulteng Teken MoU dengan Fakultas Sastra Unisa, Wujudkan Proyek Perubahan SIIP

Dalam pertemuan tersebut, Muh. Amin Parakkasi menyambut baik kunjungan personel Subsatgas Humas dan mengapresiasi upaya kepolisian yang terus membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh keagamaan.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga umat dan menangkal ideologi kekerasan.

“Kami siap bersinergi demi menciptakan kondisi sosial yang damai dan . Muhammadiyah sejak awal menolak segala bentuk radikalisme yang mencederai nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin,” ujar Amin.

Baca Juga:  Kaops Madago Raya Sambangi Warga di Poso, Salurkan Bansos dan Dengar Aspirasi

Sementara itu, personel Subsatgas Humas, Brigpol Irfan Harun, menyampaikan bahwa peran sangat dibutuhkan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Madago Raya.

Ia berharap sinergi ini terus berlanjut dan mampu memperkuat daya tangkal masyarakat terhadap ajaran menyimpang.

“Kami memohon dukungan agar operasi ini berjalan aman dan lancar. Kehadiran para tokoh seperti Ketua Muhammadiyah sangat berarti bagi keberhasilan tugas kami di wilayah operasi,” kata Brigpol Irfan.

Baca Juga:  Pentingnya Wawasan Kebangsaan, Dai Polri Sosialisasikan Bela Negara di SMA Negeri 1 Poso

Satgas Madago Raya sendiri merupakan operasi lintas satuan yang digelar Polri sejak beberapa tahun terakhir untuk memberantas sisa-sisa paham radikalisme di Sulawesi Tengah, serta membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Melalui kunjungan dan komunikasi intensif dengan elemen masyarakat, Satgas Madago Raya berharap muncul kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan dan mencegah kembalinya benih-benih radikalisme yang dapat mengancam keamanan dan keutuhan bangsa.

banner

Komentar