Kaops Madago Raya Sambangi Warga di Poso, Salurkan Bansos dan Dengar Aspirasi

-News-
oleh

Nesia – Komandan Operasi Madago Raya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., menyambangi di empat Pos yang tersebar di wilayah Poso, Minggu (20/7/). Dalam kunjungan itu, Kaops didampingi Kaposko Madago Raya, Kompol Robi Utomo, S.H., M.H.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sosial dan dari masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kaops Heni mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Poso.

Baca Juga:  Selama Beroperasi di Sulteng, Penipuan Trading Investasi Raup Hasil 4,9 Miliar dari Warga Malaysia

“Kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi warga. Partisipasi masyarakat sangat kami butuhkan untuk menjaga wilayah ini tetap kondusif,” ujar Kaops di sela kegiatan sambang.

Tak hanya berdialog, Kaops Madago Raya juga menyerahkan sosial kepada masyarakat di sekitar . Bantuan tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian Polri sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Baca Juga:  Ratusan Personel Polda Sulteng Ikut Ujian Beladiri untuk Naik Pangkat Periode Januari 2026

“Ini adalah bentuk kehadiran negara lewat institusi Polri. Kami tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial masyarakat,” jelasnya.

Sejumlah warga tampak antusias menyambut kedatangan Kaops Madago Raya beserta rombongan. Salah satu warga yang ditemui mengaku berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh aparat keamanan. Ia berharap Operasi Madago Raya dapat berjalan dan sukses tanpa menimbulkan keresahan.

Dalam kesempatan itu, Kaops Madago Raya juga berpesan kepada warga agar selalu bekerja sama dengan personel di pos kamtibmas. Warga diminta tak ragu menyampaikan informasi jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Wujud Empati, Kapolri Beri Bantuan kepada Anggota Polri Korban Bencana di Sumbar

Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari strategi humanis Polri dalam memperkuat sinergi bersama masyarakat. Harapannya, upaya persuasif seperti ini dapat menciptakan suasana sekaligus mempersempit ruang gerak pihak yang ingin mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Poso.

banner

Komentar