Sambang Desa, Satgas Madago Raya Bangun Toleransi dan Persatuan di Kotarindau

-News-
oleh

– Dalam rangka menjaga dan memperkuat sinergitas antara kepolisian dengan , Aiptu Ronald A.S personel Satgas II Preemtif Ops Madago Raya melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi bersama serta Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, pada Kamis (10/4/).

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang rutin dilakukan oleh jajaran kepolisian, khususnya dalam upaya menjaga situasi dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah Kabupaten Sigi.

Baca Juga:  Pembersihan Sekolah Rusak Akibat Gempa di Ueralulu Jadi Prioritas Satgas Madago Raya

Dalam kesempatannya, Aiptu Ronald mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda, untuk terus bersinergi menjaga kamtibmas yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Ia menekankan pentingnya aktif pemuda dalam menciptakan lingkungan yang dan damai.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menanamkan sikap saling toleransi antar umat beragama maupun antar pemeluk agama yang berbeda. Menurutnya, rasa saling menghargai adalah fondasi utama dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga:  218 Personel Disiagakan, Polda Sulteng Matangkan Pengamanan Debat Publik Pilgub

Aiptu Ronald juga menyampaikan bahwa salah satu tantangan yang harus diwaspadai bersama adalah masuknya paham- dan intoleran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran ideologi tersebut agar tidak merusak kehidupan dan budaya lokal.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari tokoh pemuda setempat, Rizal, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Madago Raya atas kepeduliannya terhadap pembinaan masyarakat. Ia menyatakan siap membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Kotarindau.

Baca Juga:  Pengurus Masjid Al Azhar Komitmen Dukung Polri Menolak Paham Radikal di Poso

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, serta mampu membangun rasa kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan terbebas dari pengaruh negatif yang dapat mengganggu ketertiban sosial.

banner

Komentar