Buka Mukerwil ke-11 Wahdah Islamiyah Sulteng, Karo Kesra Provinsi Dorong Kolaborasi untuk Kesejahteraan

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ke-11 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Tengah resmi dibuka pada Sabtu 11 Januari , berlangsung di Aula UPT Diklat Pertanian Provinsi, Sigi.

Dengan tema “Mengokohkan Soliditas dan Mewujudkan Sulawesi Tengah Maju yang Berkah,” acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh , dan tokoh agama.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Sulawesi Tengah, Awaluddin, yang mewakili , dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Wahdah Islamiyah dalam mendukung pembangunan masyarakat.

Baca Juga:  Sulteng Raih Penghargaan Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dari Menko PMK RI

“Kolaborasi antara Wahdah Islamiyah dan pemerintah daerah adalah langkah strategis untuk menciptakan sinergi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Dengan pendekatan berbasis lokal dan nilai-nilai agama, kita bersama dapat membangun generasi unggul yang berakhlak mulia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah, Muh. Yani Abd. Karim, menyampaikan bahwa Mukerwil ini menjadi ajang evaluasi program kerja sekaligus antara pengurus wilayah dengan pengurus daerah.

Baca Juga:  Sambang dan Silaturahmi, Upaya Satgas Madago Raya Jaga Kondusivitas di Poso Pesisir

“Mukerwil adalah ruang untuk memperkuat kami sebagai organisasi yang mendukung pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dengan semangat kolaborasi, kami siap memajukan Sulawesi Tengah menuju masa depan yang lebih baik dan berkah,” ungkapnya.

Yani juga menegaskan bahwa Wahdah Islamiyah terus berkontribusi dalam berbagai bidang seperti dakwah, pendidikan, dan . Dengan hadir di 36 provinsi dan 250 DPD di seluruh , Wahdah Islamiyah berkomitmen untuk menyebarkan nilai-nilai Islam wasathiyah. Program seperti Dirosa, pendidikan Al-Qur'an untuk dewasa, menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat.

Baca Juga:  Polisi Tetapkan Kades dan Caleg Sebagai Tersangka Kasus Tipilu di Sulteng

Mukerwil ke-11 ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan sinergi antara Wahdah Islamiyah dan pemerintah daerah, serta menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, cerdas, dan berakhlak mulia.

Sumber: Medikom DPW Wahdah Islamiyah Sulteng

banner

Komentar