Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Agama Desa Pandajaya Bersama Jaga Kondusivitas

Palu Nesia Operasi Madago Raya melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ustadz Ahmad Murdianto, Lc, Desa Pandajaya, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten , pada Kamis (12/12/2024). Kegiatan ini dipimpin oleh Aiptu Sumardi Ganing, Ps. Kanit Binmas Polsek Pamona Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Sumardi Ganing menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya, yakni untuk melakukan silaturahmi dalam rangka mencegah berkembangnya paham radikalisme dan aksi terorisme di wilayah Pamona Selatan/Tenggara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif di wilayah Tengah.

Baca Juga:  Komitmen Bersih Narkoba, 50 Personel Satgas Madago Raya di Poso Jalani Tes Urine

Selain melakukan silaturahmi, Aiptu Sumardi juga mengajak masyarakat Desa Pandajaya untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam pesannya, ia mengingatkan pentingnya aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai, khususnya di tengah kegiatan operasi keamanan yang sedang berlangsung.

Kanit Binmas juga menegaskan bahwa melalui antara Polri dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di wilayah Pamona Selatan/Tenggara tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga:  Libatkan 256 Personel Gabungan, Polda Sulteng Perpanjang Operasi Madago Raya 2025 Tahap IV

Dukungan penuh dari masyarakat sangat diharapkan untuk mendukung kelancaran Operasi Madago Raya yang bertujuan menanggulangi atau mencegah ancaman kelompok radikal dan intoleran.

Tokoh Agama Ustadz Ahmad Murdianto, Lc, menyambut baik kedatangan Satgas II Preemtif dan menyampaikan terhadap upaya Polri dalam menjaga keamanan dan perdamaian di wilayahnya.

“Saya sangat mendukung penuh operasi ini dan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan kita. Jangan biarkan paham radikal masuk ke tengah-tengah masyarakat, karena itu akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga:  Karo SDM Polda Sulteng Motivasi Pemain Jelang Hadapi DKI Jakarta di Kapolri Cup 2024

Lebih lanjut, Ustadz Ahmad juga menekankan pentingnya perdamaian dan kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.

“Sebagai bagian dari masyarakat, kita harus selalu menjaga hubungan yang harmonis dan saling menghargai. Kami siap mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan mencegah segala bentuk ancaman yang dapat merusak kedamaian,” tandasnya.

Kegiatan sambang ini diharapkan dapat mempererat antara Polri dan masyarakat serta memberikan dampak positif dalam menjaga kedamaian dan keamanan di .

banner

Komentar