Pimpin Apel Perdana, Kabid Propam Polda Sulteng Tekankan Disiplin dan Integritas Jelang Pilkada

-News-
oleh

Dalam upaya meningkatkan dan citra positif Polri, Kabid , Kombes Pol. Rama Samtama Putra, memimpin apel perdana dan menekankan pentingnya disiplin dan integritas jelang Pilkada bagi seluruh personel bertempat di halaman mako Polda , Kamis (25/7/2024).

Kombes Rama meminta seluruh personel untuk senantiasa menjaga sikap dan perilaku yang baik. Sebagai langkah awal, pihaknya telah melakukan pemeriksaan internal terhadap personel Bidpropam sendiri, mulai dari pengecekan sikap tampang hingga tes urine dan akan menyasar ke Satuan Kerja (satker).

Baca Juga:  Musyawarah Jadi Jalan Keluar, 25 Tahun Sengketa Konflik Agraria di Rio Pakava Berujung Damai

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel Polri di menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan integritas. Dengan menjaga disiplin dan tata tertib, kita dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Kombes Rama.

Kombes Rama menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan langkah awal dalam upaya penegakan dan penertiban disiplin (Gaktibplin) di lingkungan Polda Sulteng. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku yang baik, mengingat citra Polri saat ini sedang diuji.

Baca Juga:  1.783 Personel Polda Sulteng Diterjunkan Amankan Tahap Kampanye Pemilu 2024

“Kita berbuat baik saja, masih banyak yang berpresepsi , apa lagi kita berbuat tidak baik dan menyimpang,” ungkap Kombers Pol. Rama Samtama Putra.

Lebih lanjut, Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak, Kombes Rama juga menegaskan pentingnya menjaga Polri.

“Tugas Polri adalah mengamankan jalannya Pilkada berjalan , tertib dan tidak terjadi gejolak. Oleh karena itu, netralitas Polri adalah ,” tegasnya.

Baca Juga:  Kasatgas III Preventif Komitmen Dukung Pendidikan, Gelar Upacara dan Bagikan Bantuan di SDN Kalora

Kombes Rama mengingatkan seluruh personel tentang aturan yang mengatur netralitas Polri, seperti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022. Ia menegaskan bahwa pelanggaran terhadap aturan netralitas akan ditindak tegas oleh Propam.

banner

Komentar