Da’i Polri Gandeng Organisasi Kewanitaan Tangkal Paham Radikal dan Intoleran di Parigi

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleran, tim Da'i Polri melaksanakan sambang silaturahmi bersama pengurus dan anggota Dasawisma Arawana 07 di Kelurahan Bantaya, Kecamatan , Kabupaten , Minggu (28/7/).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Aiptu Erwin, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham yang merupakan bagian dari tim Da'i Polri. Kunjungan ini bertujuan untuk membangun kerja sama dengan organisasi kewanitaan di wilayah Parigi guna menangkal masuknya paham radikal dan intoleran.

Baca Juga:  Razia Kendaraan di Poso, Satgas Madago Raya Cegah Peredaran Senpi dan Bahan Peledak

Dalam kesempatan tersebut, tim Da'i Polri menekankan pentingnya semua elemen , termasuk organisasi kewanitaan, dalam mencegah penyebaran paham berbahaya ini.

Tim Da'i Polri juga memberikan pemahaman kepada anggota Dasawisma tentang bahaya paham radikal dan intoleran serta pentingnya melaporkan setiap indikasi gangguan yang terjadi di lingkungan mereka.

“Kami berharap ibu-ibu Dasawisma bisa menjadi agen informasi yang aktif dalam memberikan pemahaman terkait bahaya paham radikalisme dan intoleran kepada masyarakat sekitar,” ujar Aiptu Erwin L.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Pastikan Ibadah Natal Jemaat Parigi Selatan Berjalan Aman dan Kondusif

Ditempat yang sama, Ibu Lusi selaku pengurus Dasawisma Arawana 07, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan oleh tim Da'i Polri.

Ia menyatakan kesiapannya untuk mendukung program-program Polri khususnya dalam mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif, terutama menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala ().

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ajak Jamaah Masjid Assyuhada Jaga Toleransi dan Tolak Radikalisme

“Kami siap membantu Polri khususnya Satgas Madago Raya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kami, terutama dalam menghadapi Pilkada yang akan datang,” kata Lusi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kerjasama antara Satgas Madago Raya dan masyarakat semakin erat dalam mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran, serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah operasi.

banner

Komentar