Da’i Polri Edukasi Pelajar Poso tentang Bahaya Narkoba dan Radikalisme

-News-
oleh

Nesia – Dalam upaya mencegah penyebaran dan paham di kalangan generasi muda, Polri gencar melakukan . Salah satu contohnya adalah kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh tim Da'i Polri Satgas II Preemtif Operasi kepada pelajar SMA Negeri 3 , Kamis (25/7/2024).

Tim Da'i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan dan Aipda Sofyan Al Liosi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda.

Baca Juga:  Rapat Pokja Polda Sulteng Bahas Inovasi Pengurusan SKBN melalui Rekam Medis Elektronik

Para siswa mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang bahaya narkoba, radikalisme, intoleransi, serta dan .

Kasubsatgas Humas Operasi Madago Raya, AKP Basirun Laele, mengatakan pentingnya penyuluhan ini sebagai langkah preemtif.

“Penyuluhan kepada pelajar merupakan salah satu upaya kita dalam mencegah penyebaran narkoba dan radikalisme. Generasi muda harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup agar mereka bisa menghindari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar AKP Basirun Laele, Jumat (26/7/2024).

Baca Juga:  Generasi Muda Poso Dibekali Pengetahuan Bahaya Radikalisme oleh Tim Da'i Polri

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Poso, Abdullah Lahambu, S.Pd., M.Pd, menyampaikan yang tinggi atas kegiatan penyuluhan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim Da'i Polri yang telah meluangkan waktu untuk memberikan penyuluhan kepada siswa kami. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan relevan dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Abdullah berharap, melalui kegiatan ini para siswa dapat lebih memahami bahaya narkoba dan radikalisme, serta termotivasi untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan cinta tanah air.

Baca Juga:  Polda Sulteng Gelar Vespa Brotherhood 2024, Ajang Silaturahmi dan Aksi Sosial di Palu

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda,” pungkasnya.

banner

Komentar