PPI Sebut Kritikan Kinerja Pj Bupati Parmout Prematur dan Krisis Argumentasi

-News-
oleh

– Fungsionaris Pimpinan Cabang Perhimpunan Pergerakan Indonesia (Pimcab PPI) (Parmout), Ade Arden menanggapi pemberitaan dan kritikan terhadap capaian Pj. Moutong, Richard Arnaldo yang dianggap belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat setempat.

Ade melalui rilisnya yang diterima redaksi media ini, pada Sabtu (15/6/) mengatakan, sedang mempertanyakan objektifitas isi kritikan tersebut, apalagi hal itu terlontar dari oknum-oknum pegiat lembaga masyarakat.

“Harusnya penilaian itu , mendidik dan berdasarkan data, begitu semestinya pola berfikir seorang organisatoris,” ucap Eks Aktivis Pergerakan itu.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Kolaborasi dengan Kemenag Parimo Latih Tokoh Agama Cegah Radikalisme

Kritikan itu kata Ade, penting bahkan diharuskan sebagai alarm dan penyeimbang jalannya roda pemerintahan, hanya saja perlu objektif dan solutif, bukan menegaskan bentuk demoralisasi di ruang publik.

“Tentu hal itu berlaku bagi semua Pressure Group, seperti halnya Organisasi Kepemudaan, Ormas, Media dan LSM sebagai saluran aspiratif dan pilar Demokrasi,” tutur mantan Ketua KPW STN Sulteng itu.

Menurutnya, kita ketahui bersama Parigi Moutong memiliki 278 Desa dan 5 Kelurahan serta 23 Kecamatan yang masyarakatnya terintegrasi pada pemberdayaan dengan cakupan luas itu semestinya dapat menjadikan kita objektif dalam menilai bukan justru sebaliknya.

Baca Juga:  Dai Polri Ajak Pelajar SMA Ampibabo, Wujudkan Generasi Muda Tangguh dan Cinta Tanah Air

“Yang terpenting dapat menghindarkan kita dari cara dan budaya berfikir prematur,” tuturnya.

Ade Arden pun menanggapi pernyataan yang mengungkapkan bahwa PJ Bupati Parigi Moutong hanya berfokus pada kegiatan seremonial semata.

“Itu tafsiran dipaksakan, sebab kami pernah melihat dua kali aktivitas PJ Bupati Parigi Moutong langsung ke masyarakat, diantaranya penyaluran dan peralatan dapur pada masyarakat terdampak di Desa Baina'a Barat, Desa Ogoalas dan Desa Dusunan Kecamatan Tinombo pada 21 Mei 2024 silam,” sebutnya.

Baca Juga:  Serentak di Dua Kabupaten, Dai Polri Sentuh Para Tokoh Lewat Dialog Keagamaan

Selain itu, PJ Bupati Parigi Moutong kerap menghadiri pendampingan Teknologi Peternakan Hewan di beberapa Desa termasuk Desa Balinggi.

Baru beberapa bulan saja menjabat PJ Bupati Richard telah mencanangkan Kampung-kampung Keluarga Berkualitas melalui program bangga kencana yang sudah terealisasi di banyak Desa.

“Ya tentu saja itu upaya peningkatan kualitas produktifitas dan nilai ekonomis ternak masyarakat dan tindakan nyata untuk mewujudkan keluarga-keluarga yang berkualitas di Desa-Desa,” jelasnya.*/YAT

banner

Komentar