Komda Alkhairaat Palu Dukung Polri Jaga Harkamtibmas di Sulteng

-News-
oleh

Abdullah Larate, S.Ag selaku Komda Alkhairaat Kota Palu. (Foto: Istimewa)

Palu Nesia – Komisariat (Komda) Alkhairaat Kota Palu berikan dukungan kepada Polri dalam upaya menjaga situasi pemeliharaan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Provinsi Sulawesi Tengah khususnya di wilayah Kota Palu.

Abdullah Larate, S.Ag selaku Ketua Komda Alkhairaat Kota Palu dalam keterangannya, jumat (15/9/2023) menyatakan mendukung kebijakan pemerintah dan Polri khususnya Polda Sulteng dalam menciptakan situasi Kamtibmas di daerah ini yang semakin kondusif.

Baca Juga:  Rotasi Jabatan, Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko Ditunjuk Jadi Wakapolda Kalimantan Utara

Ia juga mengingatkan jelang tahun politik sangat rentan akan adanya kegiatan di tengah masyarakat yang bisa menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Oleh karena itu kata Abdullah Larate, sebagai masyarakat sekaligus Ketua Komda Alkhairaat Kota Palu ia mengimbau kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan saling mengingatkan sebagai wujud kepedulian guna mendukung aparat kepolisian dalam menjaga Kamtibmas.

Baca Juga:  Kompolnas Apresiasi Langkah Cepat Polda Sulteng Tangani Kasus Penggelapan Briptu Yuli Setyabudi

Selain itu, juga berharap semua Alkhairaat agar dapat menjalin persatuan dan kesatuan untuk melaksanakan cita-cita luhur pendiri Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri, yakni , Dakwah dan sosial. 

Yang tidak kalah penting lanjutnya, bagaimana menjaga antar , pencegahan terhadap bentuk tindakan wajib untuk dilakukan agar tidak meluas dan mengoyak persatuan dan kesatuan.

Negara Indonesia yang kita cintai bersama tentunya sebagai umat beragama harus selalu menjaga kerukunan antar umat beragama dan mempunyai sifat toleransi sesama bangsa agar tidak mudah dicerai berai.

Baca Juga:  Polri dan Eks Napiter Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Gunung Biru Poso

Toleransi dan sikap saling menghargai satu sama lain adalah gambaran idaman masyarakat ideal saat ini. Walaupun kadang rasa saling menghargai sering dinodai dengan beda pendapat dan perselisihan.

“Selaku makhluk sosial, manusia menginginkan yang namanya kedamaian dengan tingkat toleransi yang tinggi satu sama lain,” tutupnya.

banner

Komentar