Komda Alkhairaat Palu Dukung Polri Jaga Harkamtibmas di Sulteng

-News-
oleh

Abdullah Larate, S.Ag selaku Ketua Komda Alkhairaat Kota . (Foto: Istimewa)

Palu Nesia – Komisariat (Komda) Alkhairaat berikan dukungan kepada Polri dalam upaya menjaga situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban (Harkamtibmas) di Provinsi Tengah khususnya di wilayah Kota Palu.

Abdullah Larate, S.Ag selaku Ketua Komda Alkhairaat Kota Palu dalam keterangannya, jumat (15/9/2023) menyatakan mendukung kebijakan dan Polri khususnya Polda Sulteng dalam menciptakan situasi Kamtibmas di daerah ini yang semakin kondusif.

Baca Juga:  Angka Kejahatan Naik 3,47%, Polda Sulteng Berhasil Tangani 6.206 Kasus pada 2024

Ia juga mengingatkan jelang tahun politik sangat rentan akan adanya kegiatan di tengah masyarakat yang bisa menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Oleh karena itu kata Abdullah Larate, sebagai masyarakat sekaligus Ketua Komda Alkhairaat Kota Palu ia mengimbau kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan saling mengingatkan sebagai wujud kepedulian guna mendukung aparat dalam menjaga Kamtibmas.

Baca Juga:  Jupryanto Purba: SP3 Kasus Pemalsuan Akta di Polda Sulteng Sudah Benar!

Selain itu, juga berharap semua Alkhairaat agar dapat menjalin persatuan dan kesatuan untuk melaksanakan cita-cita luhur pendiri Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri, yakni Pendidikan, Dakwah dan sosial. 

Yang tidak kalah penting lanjutnya, bagaimana menjaga toleransi antar umat beragama, pencegahan terhadap bentuk tindakan wajib untuk dilakukan agar tidak meluas dan mengoyak persatuan dan kesatuan.

Negara Indonesia yang kita cintai bersama tentunya sebagai umat beragama harus selalu menjaga kerukunan antar umat beragama dan mempunyai sifat toleransi sesama anak bangsa agar tidak mudah dicerai berai.

Baca Juga:  Berkedok Agen Travel, 21 Pelaku Penipuan Investasi Trading Dibekuk Polda Sulteng

Toleransi dan sikap saling menghargai satu sama lain adalah gambaran idaman masyarakat ideal saat ini. Walaupun kadang rasa saling menghargai sering dinodai dengan beda pendapat dan perselisihan.

“Selaku makhluk sosial, manusia menginginkan yang namanya kedamaian dengan tingkat toleransi yang tinggi satu sama lain,” tutupnya.

banner

Komentar