PALU NGATAKU – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rizal Irawan bersama Wakapolda Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa menjenguk korban bentrokan antarkelompok pemuda Nunu dan Anoa yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Rabu (28/10/2026) malam.
Kunjungan tersebut dilakukan setelah Kapolda bersama rombongan turun langsung ke kawasan Jembatan Lalove, Kota Palu, untuk memantau situasi pascabentrokan yang melibatkan pemuda Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, dan Jalan Anoa, Kelurahan Tatura Utara.
Di rumah sakit, Kapolda dan Wakapolda melihat langsung kondisi korban yang menjalani perawatan medis. Keduanya juga memberikan perhatian kepada para korban yang terdampak insiden tersebut.
Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian Polda Sulteng terhadap masyarakat yang menjadi korban bentrokan. Kehadiran pimpinan kepolisian diharapkan dapat memberikan dukungan moril kepada korban selama menjalani perawatan.
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, Kapolda bersama Wakapolda langsung menuju RS Bhayangkara setelah meninjau lokasi bentrokan untuk memastikan kondisi para korban yang mendapatkan penanganan medis.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya melakukan penanganan di lokasi kejadian, tetapi juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak akibat bentrokan tersebut.
Kombes Achmad Muhaimin menegaskan, Polda Sulteng akan terus melakukan langkah-langkah kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengajak seluruh pihak menahan diri, tidak melakukan aksi balasan, serta mempercayakan penanganan permasalahan kepada kepolisian agar situasi di wilayah Nunu dan Anoa tetap aman dan kondusif,” tandasnya.
















Komentar