Serahkan Hadiah, Kapolda Sulteng Puji Semangat Peserta Lomba Pidato dan PBB Madago Raya

-News, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Momentum silaturahmi membangun negeri, Sulawesi Tengah Dr. Endi Sutendi secara langsung menyerahkan hadiah pidato dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di Mako Poso, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini turut didampingi Kaops Madago Raya Kombes Pol Heni Agus Sunandar serta Forkopimda Poso.

Acara penyerahan hadiah tersebut menjadi puncak dari rangkaian lomba yang digelar untuk meningkatkan disiplin, kreativitas, dan rasa di kalangan pelajar. Antusiasme peserta sejak babak awal hingga final disebut menjadi cerminan semangat generasi muda di wilayah operasi dalam berkompetisi secara positif.

Baca Juga:  Pos Kamtibmas Masamba dan Tamanjeka Latih PBB Siswa SD untuk Lomba 17 Agustus

Dalam sambutannya, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi menyampaikan apresiasi atas penampilan seluruh peserta gema pelajar . Ia menilai kemampuan pidato dan kekompakan peserta dalam PBB menunjukkan bahwa banyak talenta muda di Sulawesi Tengah yang patut dibina dan didukung bersama.

“Mulai dari kekompakan dalam Peraturan Baris-Berbaris serta pidato yang sangat menjiwai, ini sangat luar biasa. Ternyata di daerah Sulawesi Tengah banyak bibit-bibit prestasi anak-anak kita yang luar biasa, ini perlu kita dukung bersama,” ujar Kapolda .

Baca Juga:  Kaops Madago Raya Tinjau Pelatihan Menjahit bagi Istri Eks Warga Binaan di Poso

Ia juga menegaskan, bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan membangun keharmonisan sosial. Menurutnya, sinergi antara , pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen bangsa merupakan kunci keberhasilan.

“Mari kita jaga persatuan, jaga Sintiwu Maroso. Sukses itu dimulai dari kebersamaan, mari bersama kita jaga itu semua. Dari penampilan yang sudah , itu berarti kita semua cinta NKRI,” katanya.

Baca Juga:  Beri Motivasi, Dansat Brimob Polda Sulteng Kembali Kunjungi Pos Kamtibmas di Sausu

Kapolda Sulteng juga menyinggung keberagaman yang ada di Indonesia. Ia menyebut perbedaan merupakan kekayaan budaya bangsa yang harus dirawat, tanpa menghilangkan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Perbedaan merupakan kekayaan namun kita tetap satu dalam kebersamaan, karena kebersamaan itu indah. Mari kita pupuk bersama, jaga bersama. InsyaAllah situasi di wilayah operasi madago raya semakin terjaga aman dan kondusif,” tutupnya.

banner

Komentar