Serahkan Hadiah, Kapolda Sulteng Puji Semangat Peserta Lomba Pidato dan PBB Madago Raya

-News, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Momentum membangun negeri, Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi secara langsung menyerahkan hadiah lomba pidato dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di Mako Polres Poso, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini turut didampingi Kaops Madago Raya Kombes Pol Heni Agus Sunandar serta Forkopimda Poso.

Acara penyerahan hadiah tersebut menjadi puncak dari rangkaian lomba yang digelar untuk meningkatkan disiplin, kreativitas, dan rasa kebangsaan di kalangan pelajar. Antusiasme peserta sejak babak awal hingga final disebut menjadi cerminan semangat generasi muda di wilayah dalam berkompetisi secara positif.

Baca Juga:  Penguatan Moderasi Beragama Jadi Upaya Satgas Madago Raya Jaga Kamtibmas di Poso

Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Pol Dr. Endi Sutendi menyampaikan atas penampilan seluruh peserta gema pelajar cinta . Ia menilai kemampuan pidato dan kekompakan peserta dalam PBB menunjukkan bahwa banyak talenta muda di Sulawesi Tengah yang patut dibina dan didukung bersama.

“Mulai dari kekompakan dalam Peraturan Baris-Berbaris serta pidato yang sangat menjiwai, ini sangat luar biasa. Ternyata di daerah Sulawesi Tengah banyak bibit-bibit prestasi anak-anak kita yang luar biasa, ini perlu kita dukung bersama,” ujar Kapolda Sulteng.

Baca Juga:  Sambangi Masjid Jami Parigi, Dai Polri Serukan Penolakan Radikalisme dan Jaga Kamtibmas

Ia juga menegaskan, bahwa tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga dan membangun keharmonisan sosial. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen bangsa merupakan kunci keberhasilan.

“Mari kita jaga persatuan, jaga Sintiwu Maroso. Sukses itu dimulai dari kebersamaan, mari bersama kita jaga itu semua. Dari penampilan yang sudah , itu berarti kita semua cinta NKRI,” katanya.

Baca Juga:  Bantuan Satgas Madago Raya Tingkatkan Kenyamanan Ibadah Dua Masjid di Biromaru

Kapolda Sulteng juga menyinggung keberagaman yang ada di Indonesia. Ia menyebut perbedaan merupakan kekayaan budaya bangsa yang harus dirawat, tanpa menghilangkan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Perbedaan merupakan kekayaan namun kita tetap satu dalam kebersamaan, karena kebersamaan itu indah. Mari kita pupuk bersama, jaga bersama. InsyaAllah situasi di wilayah semakin terjaga aman dan kondusif,” tutupnya.

banner

Komentar