Perkuat Kolaborasi, Satgas Madago Raya Ajak Pelajar Tolak Paham Radikalisme di Parimo

-News, Pendidikan-
oleh

– Upaya pencegahan paham radikalisme terus diperkuat II Preemtif Ops Madago Raya melalui pendekatan langsung ke generasi muda. Pada Sabtu (6/12/2025), personel Satgas Binmas mendatangi para siswa SMA Negeri 1 Balinggi di Dusun 2, Desa Balinggi, Kecamatan Sausu, Parigi Moutong.

Kegiatan ini dipimpin AKP Zulkufran selaku Kasat Binmas, didampingi Aiptu Arwin Abubakar. Keduanya hadir untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan edukasi kamtibmas bagi para pelajar.

Baca Juga:  Polda Sulteng Terjunkan 1.329 Personel Amankan Tahap Rekapitulasi Suara di Sulteng

AKP Zulkufran menjelaskan bahwa sekolah menjadi salah satu lingkungan yang harus mendapat perhatian khusus, karena pelajar rentan terpapar informasi keliru, terutama dari media sosial. Karena itu, edukasi langsung dianggap efektif untuk membangun kesadaran bersama.

Dalam sesi dialog, mengajak para siswa untuk memahami bahaya paham radikalisme dan yang bisa merusak keharmonisan. Mereka menekankan bahwa pelajar memiliki posisi strategis sebagai di .

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Pastikan Pengamanan Paskah di Poso Berjalan Aman dan Kondusif

OSIS SMA Negeri 1 Balinggi, Yoga Dova, turut dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Satgas Madago Raya mendorong peran OSIS untuk menjadi motor penggerak dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah dan mengkampanyekan nilai toleransi.

Yoga Dova mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Satgas Madago Raya. Menurutnya, pelajar memang perlu mendapat pemahaman langsung tentang ancaman radikalisme agar tidak mudah terpengaruh.

Baca Juga:  Sambangi Eks Napiter, Kasatgas III Preventif Dukung Program Deradikalisasi di Poso

Ia menyebut bahwa OSIS siap berkolaborasi dengan Satgas Madago Raya dalam menciptakan kegiatan positif dan memperkuat solidaritas antar-siswa. Yoga menegaskan bahwa SMA Negeri 1 Balinggi berkomitmen menjaga sekolah tetap dan kondusif.

Satgas Madago Raya berharap sinergi dengan pihak sekolah dapat terus berlanjut. Mereka menilai peran pelajar sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah serta mencegah penyebaran paham yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

banner

Komentar