Perkuat Kolaborasi, Satgas Madago Raya Ajak Pelajar Tolak Paham Radikalisme di Parimo

-News, Pendidikan-
oleh

PALU NESIA – Upaya pencegahan paham terus diperkuat Satgas II Preemtif Ops Madago Raya melalui pendekatan langsung ke generasi muda. Pada Sabtu (6/12/2025), personel Satgas Binmas mendatangi para SMA Negeri 1 Balinggi di Dusun 2, Desa Balinggi, Kecamatan Sausu, Kabupaten .

Kegiatan sambang ini dipimpin AKP Zulkufran selaku Kasat Binmas, didampingi Aiptu Arwin Abubakar. Keduanya hadir untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan edukasi kamtibmas bagi para pelajar.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Donor Darah untuk Warga Penderita Gagal Ginjal dan Paru-paru di Poso

AKP Zulkufran menjelaskan bahwa sekolah menjadi salah satu lingkungan yang harus mendapat perhatian khusus, karena pelajar rentan terpapar informasi keliru, terutama dari . Karena itu, edukasi langsung dianggap efektif untuk membangun kesadaran bersama.

Dalam sesi dialog, mengajak para siswa untuk memahami bahaya paham radikalisme dan intoleransi yang bisa merusak keharmonisan. Mereka menekankan bahwa pelajar memiliki posisi strategis sebagai di masyarakat.

Baca Juga:  Ratusan Siswa dan Masyarakat Antusias Ikut Hipnoterapi di Poso Pesisir Selatan

Ketua OSIS SMA Negeri 1 Balinggi, Yoga Dova, turut dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Satgas Madago Raya mendorong OSIS untuk menjadi motor penggerak dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah dan mengkampanyekan nilai .

Yoga Dova mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Satgas Madago Raya. Menurutnya, pelajar memang perlu mendapat pemahaman langsung tentang ancaman radikalisme agar tidak mudah terpengaruh.

Baca Juga:  Dai Polri Sambangi Tomas, Tangkal Paham Radikal dan Intoleransi di Kabupaten Parimo

Ia menyebut bahwa OSIS siap berkolaborasi dengan Satgas Madago Raya dalam menciptakan kegiatan positif dan memperkuat solidaritas antar-siswa. Yoga menegaskan bahwa SMA Negeri 1 Balinggi berkomitmen menjaga sekolah tetap aman dan kondusif.

Satgas Madago Raya berharap dengan pihak sekolah dapat terus berlanjut. Mereka menilai peran pelajar sangat penting dalam menjaga wilayah serta mencegah penyebaran paham yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

banner

Komentar