Kabidhumas Polda Sulteng Resmi Launching SIIP sebagai Program Perubahan di PKN LAN RI

-News, Pendidikan-
oleh

Kabidhumas Polda Kombes Pol Djoko Wienartono secara melaunching Sistem Informasi Interaktif Partisipatif (SIIP) di Media Center SIIP, Jumat (7/11/). Peluncuran dilakukan di hadapan seluruh personel dan admin yang selama ini bertugas mengawaki platform tersebut.

Dalam kesempatannya, Kombes Djoko menjelaskan bahwa SIIP merupakan program perubahan yang tengah ia kembangkan sebagai bagian dari tugas akhir pada Kepemimpinan (PKN) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Ia menegaskan pengembangan SIIP bukan sekadar memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga menjadi bentuk Polda dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

Baca Juga:  Imam Masjid di Parigi Selatan Dukung Polri Tangkal Paham Radikal

Menurutnya, SIIP dirancang sebagai sebuah sistem yang mampu menyediakan layanan informasi secara lebih cepat, transparan, dan responsif. Platform ini juga mengedepankan partisipasi publik, sehingga dapat ikut memberikan masukan, , maupun pertanyaan terkait berbagai isu kepolisian.

Kombes Djoko menyebut kehadiran SIIP diharapkan mampu menjawab tuntutan zaman yang menuntut layanan berbasis digital yang mudah diakses. Ia menilai perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal agar institusi Polri mampu menjaga kepercayaan publik dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Baca Juga:  Belajar di Tenda Darurat, Murid SDN 1 Tangkura Dapat Motivasi dari Kapolsek Poso Pesisir Selatan

Dalam acara launching tersebut, para peserta diberi penjelasan teknis mengenai cara kerja SIIP, alur pengelolaan informasi, hingga mekanisme verifikasi sebelum konten dipublikasikan. Setiap admin SIIP disebut memegang peran penting untuk memastikan akurasi dan kecepatan informasi yang disampaikan.

Polda Sulteng menegaskan SIIP akan menjadi pusat kendali informasi yang terintegrasi, mulai dari pelayanan aduan, klarifikasi isu, hingga publikasi kegiatan operasional kepolisian. Dengan begitu, potensi munculnya informasi yang tidak valid dapat diminimalisir melalui sistem yang lebih terstruktur.

Baca Juga:  Briptu YS Tak Dimutasi Gegara Konten Medsos, Polda Sulteng Ungkap Fakta Soal Pelanggaran Hingga Pidana Umum

Kombes Djoko turut meminta seluruh personel yang terlibat agar menjaga profesionalisme dan konsistensi dalam mengelola SIIP. Ia menekankan bahwa keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada kedisiplinan serta kualitas administrasi informasi yang dilakukan setiap hari.

Di akhir kegiatan, Kabidhumas menyampaikan harapannya agar SIIP bisa menjadi model baru dalam pelayanan informasi publik di lingkungan Polri. Ia meyakini kehadiran sistem ini akan memberikan dampak positif, baik bagi internal kepolisian maupun masyarakat yang membutuhkan akses informasi secara cepat dan akurat.

banner

Komentar