Satgas Madago Raya Sampaikan Pesan Damai dan Tolak Paham Radikalisme di Parimo

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan II Preemtif Operasi . Kali ini, personel Satgas melaksanakan kegiatan silaturahmi dan sambang usai salat Jumat berjamaah di Masjid At-Tijaarah, Kompleks Pasar Sentral Tagunu, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (17/10/).

Selain beribadah bersama warga, Kasat Binmas Polres Parigi Moutong AKP Zulkufran bersama personelnya Aiptu Arwin AB juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan pesan imbauan kamtibmas kepada jamaah dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Trail Adventure & Race Enduro Bhayangkara Otomotif Polda Sulteng Sukses Bikin Penonton Terpukau

Dalam dialog singkatnya, AKP Zulkufran mengajak masyarakat untuk tetap berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia menekankan bahwa terciptanya situasi aman tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi dan kesadaran warga.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh isu provokatif maupun berita hoaks yang bisa menimbulkan perpecahan. Mari bersama menjaga kerukunan dan persatuan,” ujar AKP Zulkufran.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Polda Sulteng Berbagi 9.540 Paket Sembako untuk Anggota dan Masyarakat

Selain itu, Satgas Madago Raya juga mengingatkan pentingnya memperkuat agar masyarakat tidak terpengaruh oleh paham dan . Melalui kegiatan sambang seperti ini, Satgas berupaya memperkuat semangat toleransi dan solidaritas antarumat beragama. 

Tokoh At-Tijaarah, Andi Ancang, menyampaikan apresiasinya atas langkah yang dilakukan Madago Raya. Menurutnya, kegiatan seperti ini membawa suasana positif dan mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat.

“Atas nama jamaah dan selaku tokoh masyarakat , kami berterima kasih atas kunjungan dan pesan yang disampaikan. Kami siap mendukung penuh Operasi Madago Raya demi keamanan wilayah Parigi Moutong,” ungkap Andi Ancang.

Baca Juga:  Wujudkan Asta Cita Presiden, Satgas Madago Raya Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

Dengan pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung bersama warga, Satgas II Preemtif Madago Raya berharap pesan damai dan persaudaraan dapat tersampaikan dengan lebih efektif. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga dan harmoni di wilayah Sulawesi Tengah.

banner

Komentar