Cegah Intoleransi, Satgas Madago Raya Rangkul Tokoh Agama Perkuat Persaudaraan di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Satgas II Preemtif Madago Raya terus menggencarkan upaya menjaga dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di Kabupaten Poso. Melalui Tim Da'i , kegiatan sambang dan kepada tokoh agama kembali digelar sebagai bentuk pencegahan masuknya paham maupun intoleran.

Pada Selasa (2/9/2025), Tim Da'i Polri melaksanakan sambang silaturahmi ke Ustad Ma'ruf, yang juga merupakan Imam Masjid Al Kautsar, berlokasi di Jalan P. Biak, Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso. Kegiatan ini dilakukan dengan penuh kekeluargaan dan dialog terbuka terkait kondisi keamanan wilayah.

Baca Juga:  Cegah Tawuran, Patroli Perintis Polda Sulteng Tangkap 7 Anak Geng Motor Hingga Sita Samurai di Palu

Tim Da'i Polri yang hadir dipimpin Ipda Ilham Sriwan, didampingi Aiptu Ridwan, serta Aipda Sofyan Al Liosi. Mereka menyampaikan pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga kerukunan dan memberikan pemahaman positif kepada jamaah maupun masyarakat sekitar.

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri Ipda Ilham Sriwan mengajak Ustadz Ma'ruf untuk terus bersinergi menjaga situasi Poso yang kian kondusif.

Mereka menekankan agar masyarakat senantiasa menumbuhkan sikap saling menghormati antaragama maupun sesama pemeluk agama. Hal ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan mencegah perpecahan.

Baca Juga:  Ketua FKUB Sulteng Apresiasi Doa Bersama Wujud Keseriusan Polri Ciptakan Pemilu Aman, Damai dan Sejuk

Selain itu, Tim Da'i Polri juga memberikan pesan agar masyarakat waspada terhadap penyebaran paham radikal dan intoleran yang dapat merusak tatanan sosial.

“Kehadiran tokoh agama dinilai sangat penting sebagai benteng moral sekaligus penyejuk di tengah masyarakat,” ungkap Ipda Ilham Sriwan.

Ustad Ma'ruf menyambut baik kedatangan Tim Da'i Polri. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan dan menyatakan siap membantu Polri khususnya dalam menjaga situasi Poso tetap dan kondusif.

“Kami akan mendukung penuh langkah-langkah Polri dalam menjaga keamanan wilayah, sekaligus akan mengajak para jamaah untuk memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Dewan Pakar Tetapkan 15 Kandidat Hoegeng Awards 2026, Dua Personel Polda Sulteng Masuk Nominasi

Menurutnya, sinergi antara tokoh agama dan aparat sangat penting untuk menciptakan suasana harmonis. Dengan demikian, potensi konflik maupun masuknya ajaran menyimpang dapat diminimalisir sejak dini.

Kegiatan sambang silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Ops Madago Raya dalam menciptakan Poso yang damai dan kondusif. Polri menegaskan akan terus berkolaborasi dengan para tokoh demi memperkuat rasa persaudaraan dan menutup ruang bagi paham .

banner

Komentar