Rohaniawan Kamtibmas Polri Beri Edukasi Pelajar soal Toleransi dan Mitigasi Bencana di Poso

-News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – terus melakukan pendekatan persuasif guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Lewat kegiatan sambang, personel Polri menyambangi pelajar di Kabupaten Poso.

Pada Sabtu (23/8/2025), Aiptu Halput Tarusu, S.Th menggelar tatap muka dengan -siswi SMP Negeri 2 Lage, Desa Malei, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun penuh edukasi.

Baca Juga:  156 Warga Desa Kalora Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Satgas Madago Raya

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Halput memperkenalkan peran dalam mencegah paham radikalisme dan intoleransi yang berpotensi merusak persatuan bangsa. Ia mengajak pelajar agar tumbuh sebagai generasi yang terbuka dan menghargai .

Tak hanya itu, Aiptu Halput juga memberikan penyuluhan (binluh) bertema “”. Materi ini disampaikan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan para pelajar dalam menghadapi potensi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga:  Polda Sulteng Terjunkan Tim Investigasi Usut Kasus Pembakaran Kantor PT RCP di Morowali

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai toleransi dan pentingnya hidup rukun . Harapannya, tercipta lingkungan yang damai serta situasi kamtibmas yang semakin kondusif,” ujar Aiptu Halput.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka aktif berdialog dan memberikan pertanyaan seputar materi yang disampaikan. Tak sedikit dari mereka mengaku baru pertama kali mendapatkan pemahaman langsung dari aparat keamanan.

Baca Juga:  Polda Sulteng Gelar Patroli Skala Besar Pastikan Situasi Jelang Pemilu Tetap Kondusif

Ucapan terima kasih juga datang dari guru pendamping, Agustina Limbong, Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Satgas Madago Raya yang dinilai sangat bermanfaat bagi pembentukan karakter siswa di sekolah.

“Ini sangat positif. Anak-anak jadi paham pentingnya toleransi dan juga bagaimana bersikap saat bencana. Semoga kegiatan seperti ini rutin dilakukan,” kata Agustina.

banner

Komentar