Lewat Silaturahmi, Dai Polri Madago Raya Perkuat Keamanan Wilayah Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Satuan Tugas II Preemtif Operasi melalui program Da'i melaksanakan dan sambang kepada jamaah Masjid Nur Fatra di Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Selasa (12/8/).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleran di .

Tim Da'i Polri dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi. Mereka tiba di Masjid Nur Fatra disambut hangat oleh pengurus masjid dan sejumlah jamaah yang baru selesai menunaikan salat dzuhur.

Baca Juga:  Buka Rakernis Fungsi Lantas, Wakapolda Sulteng Tekankan Polantas Jaga Citra dan Layanan Publik Berkualitas

Dalam kesempatan itu, Tim Da'i Polri menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak jamaah untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Menurut Ipda Ilham, stabilitas keamanan di Poso tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat.

“Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci untuk mencegah masuknya ideologi yang dapat memecah belah persatuan, seperti , separatis, dan kelompok intoleran,” kata Ipda Ilham di hadapan jamaah.

Baca Juga:  Polwan Polda Sulteng Gelar Aksi Gatur Lalin serta Bagikan Bunga, Cokelat dan Helm Gratis

Selain memberikan imbauan, Tim Da'i Polri juga mendorong terbentuknya komitmen bersama dalam menjaga keamanan. diminta lebih aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada aparat jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.

Aiptu Ridwan menambahkan, masjid memiliki strategis sebagai pusat pembinaan akhlak dan persatuan umat.

“Dari masjid, kita bisa menebarkan ajaran Islam yang damai, toleran, dan penuh kasih sayang. Jangan sampai masjid justru dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin menyebarkan kebencian,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolri Sebut 30.878 Personel Polri Bertahap akan Dipindahkan ke IKN

Kegiatan sambang ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan hubungan semakin kuat sehingga potensi gangguan keamanan bisa ditekan sejak dini.

Operasi Madago Raya sendiri merupakan operasi pemeliharaan kamtibmas yang salah satu fokusnya adalah pencegahan melalui pendekatan preemtif.

Program Da'i Polri menjadi bagian penting dari upaya tersebut, mengedepankan dialog, edukasi, dan pembinaan masyarakat untuk menciptakan situasi yang dan kondusif.

banner

Komentar