Satgas Madago Raya Gandeng Komunitas Scutter Vespa Parimo Cegah Paham Radikal

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Tim Da'i Polri Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus memperkuat dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan radikalisme dan .

Kali ini, Tim Da'i Polri menyambangi Komunitas Scutter Vespa Parimo di Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan, pada Senin (21/7/).

Tiga Da'i Kamtibmas, yakni Aiptu Erwin L, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham, memimpin langsung kegiatan dan tersebut. Kehadiran mereka disambut hangat oleh para anggota komunitas motor vespa yang mayoritas diisi oleh kalangan muda di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Beri Edukasi Kamtibmas dan Pencegahan Radikalisme ke Pelajar di Ampibabo

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri menyampaikan pentingnya membangun sinergi antara aparat keamanan dengan komunitas anak muda, khususnya dalam pembinaan generasi muda. Mereka menegaskan bahwa peran komunitas sangat penting dalam menangkal masuknya paham dan intoleran yang kerap menyasar pemuda dan .

“Kami mengajak teman-teman dari Scutter Vespa Parimo untuk bersama-sama mengantisipasi penyebaran dan intoleran yang bisa merusak mental dan masa depan generasi muda,” ujar Aiptu Erwin di hadapan para anggota komunitas.

Baca Juga:  Kapolri Perintahkan Brimob dan Densus 88 Berantas Habis Seluruh Terorisme

Menurutnya, komunitas seperti Scutter Vespa memiliki kekuatan sosial yang bisa menjadi benteng awal dalam mencegah penyebaran ideologi berbahaya tersebut. Selain itu, mereka juga diajak untuk aktif memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga persatuan dan kebhinekaan di tengah tantangan zaman.

Ketua Komunitas Scutter Vespa Parimo, Ferliansyah, mengapresiasi kehadiran dan perhatian dari Tim Da'i Polri Satgas Madago Raya. Ia menyatakan kesiapan komunitasnya untuk mendukung upaya pencegahan paham radikal dan intoleran, terutama di kalangan pemuda.

Baca Juga:  Sholat Jumat Keliling, Satgas Madago Raya cooling system Jelang Pilkada

“Terima kasih kepada Tim Da'i Polri Satgas Madago Raya yang sudah berkunjung. Kami siap mendukung dan ikut serta mencegah penyebaran paham-paham yang dapat memecah belah bangsa di kalangan pemuda dan remaja,” ujar Ferliansyah.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Satgas II Preemtif Madago Raya dalam strategi soft approach atau pendekatan lunak melalui pembinaan komunitas, guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah operasi khususnya Kabupaten Parigi Moutong.

banner

Komentar