Satgas Madago Raya Gandeng Komunitas Scutter Vespa Parimo Cegah Paham Radikal

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Tim Da'i Polri Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan radikalisme dan intoleransi.

Kali ini, Tim Da'i Polri menyambangi Komunitas Scutter Vespa di Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan, pada Senin (21/7/).

Tiga personel Da'i Kamtibmas, yakni Aiptu Erwin L, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham, memimpin langsung kegiatan sambang dan silaturahmi tersebut. Kehadiran mereka disambut hangat oleh para anggota vespa yang mayoritas diisi oleh kalangan muda di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Upaya Jaga Kamtibmas, Satgas Madago Raya Jalin Silaturahmi dengan Para Tokoh di Poso Pesisir

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri menyampaikan pentingnya membangun sinergi antara aparat keamanan dengan komunitas anak muda, khususnya dalam pembinaan karakter . Mereka menegaskan bahwa peran komunitas sangat penting dalam menangkal masuknya dan intoleran yang kerap menyasar dan remaja.

“Kami mengajak teman-teman dari Scutter Vespa Parimo untuk bersama-sama mengantisipasi penyebaran paham radikal dan intoleran yang bisa merusak mental dan masa depan generasi muda,” ujar Aiptu Erwin di hadapan para anggota komunitas.

Baca Juga:  Polri Gandeng Sekdes Jononunu Perangi Radikalisme dan Intoleransi di Parimo

Menurutnya, komunitas seperti Scutter Vespa memiliki kekuatan yang bisa menjadi benteng awal dalam mencegah penyebaran ideologi berbahaya tersebut. Selain itu, mereka juga diajak untuk aktif memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga persatuan dan kebhinekaan di tengah tantangan zaman.

Ketua Komunitas Scutter Vespa Parimo, Ferliansyah, mengapresiasi kehadiran dan perhatian dari Tim Da'i Polri . Ia menyatakan kesiapan komunitasnya untuk mendukung upaya pencegahan paham radikal dan intoleran, terutama di kalangan pemuda.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Sambangi Warga Poso, Cegah Paham Radikalisme dan Intoleransi

“Terima kasih kepada Tim Da'i Polri Satgas Madago Raya yang sudah berkunjung. Kami siap mendukung dan ikut serta mencegah penyebaran paham-paham yang dapat memecah belah bangsa di kalangan pemuda dan remaja,” ujar Ferliansyah.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Satgas II Preemtif Madago Raya dalam strategi soft approach atau pendekatan lunak melalui pembinaan komunitas, guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di khususnya Parigi Moutong.

banner

Komentar