Komisi III DPR RI Puji Kinerja Operasi Madago Raya, Stigma Negatif Kabupaten Poso Membaik

-Nasional, News-
oleh

Palu Nesia – Komisi III melakukan kunjungan kerja reses di wilayah hukum Provinsi Tengah dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan penegakan hukum, pada Jumat (25/7/).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Rupatama dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi aparat penegak hukum setempat.

Rombongan Komisi III dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPR , Ir. Hj. Sari Yuliati, M.T., selaku ketua tim didampingi Dr. Sarifuddin Sudding, S.H., M.H., serta sejumlah anggota lainnya.

Baca Juga:  Rapat Pokja Polda Sulteng Bahas Inovasi Pengurusan SKBN melalui Rekam Medis Elektronik

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda nasional Komisi III DPR RI dalam menyerap aspirasi dan melakukan pengawasan atas kerja-kerja lembaga penegak hukum di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, Kajati N. Rahmat R., S.H., M.H., Kepala BNNP Sulteng Brigjen Pol. Ferdinand Maksi Pasule, S.I.K., serta para Kapolres/ta, Kajari, dan Kepala BNNK dari seluruh wilayah /kota di Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Hadiri Upacara HUT TNI ke-79, Simbol Sinergitas TNI-Polri

Anggota Komisi III DPR RI Dr. Sarifuddin Sudding dalam paparannya menyoroti peran penting Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menegakkan hukum secara profesional. Ia menekankan agar pelayanan yang diberikan tetap mengedepankan keadilan dan transparansi kepada masyarakat.

Ia juga menyebut Sulawesi Tengah merupakan wilayah yang kerap menjadi perhatian nasional, terutama akibat konflik yang terjadi di Kabupaten beberapa tahun lalu. Namun demikian, ia mengapresiasi keberhasilan Operasi Madago Raya dalam mengembalikan di daerah tersebut.

Baca Juga:  Polda Sulteng Bagi Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Poso

“Alhamdulillah, situasi di Poso sudah jauh membaik berkat upaya bersama. Meski begitu, pendekatan pencegahan tetap harus diutamakan agar kejadian kelam di masa lalu tidak terulang kembali,” ujar Sarifuddin Sudding.

Kunjungan kerja ini ditutup dengan dialog terbuka antara anggota Komisi III dan jajaran penegak hukum di Sulteng, yang membahas isu-isu aktual terkait penegakan hukum, pemberantasan narkoba, serta pencegahan tindak pidana lainnya yang masih menjadi fokus perhatian nasional.

banner

Komentar