Edukasi Kamtibmas, Kapolsek Poso Selatan Ingatkan Pelajar Bahaya Intoleransi

-Uncategorized-
oleh

Nesia – Dalam upaya menciptakan generasi muda yang tangguh dan bebas dari pengaruh negatif, Operasi menggelar kegiatan penyuluhan di SMA Negeri 1 Poso Pesisir Selatan, Desa Patiwunga, Kabupaten Poso, Sabtu (5/7/).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Poso Pesisir Selatan IPTU Arkam AR yang memberikan edukasi kepada siswa-siswi baru terkait berbagai isu krusial, termasuk bahaya narkoba, obat-obatan terlarang, dan minuman keras.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Satgas Madago Raya Panen Jagung di Poso

IPTU Arkam menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjauhi perilaku menyimpang seperti penyalahgunaan narkoba dan . Ia mengajak seluruh siswa untuk lebih fokus pada , mengembangkan kreativitas, dan mengejar prestasi demi masa depan yang lebih cerah.

Tak hanya itu, dalam materinya Kapolsek juga menyinggung bahaya ajaran intoleran serta paham yang kerap menyasar anak muda. Menurutnya, pemahaman yang keliru terhadap ajaran agama bisa menjerumuskan seseorang ke dalam sikap ekstrem dan tindakan kekerasan.

Baca Juga:  Resmi! Jokowi Lantik Jenderal Agus Subiyanto Jabat Panglima TNI

“Jangan mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyesatkan. Mari kita perkuat pemahaman kebangsaan dan nilai-nilai persatuan demi menjaga keutuhan ,” ujar IPTU Arkam dalam penyuluhan tersebut.

Kapolsek juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik sekolah sebagai bagian dari tanggung jawab moral sebagai pelajar. Menurutnya, sikap dan hormat kepada guru menjadi landasan utama dalam membentuk karakter generasi unggul.

Baca Juga:  Tangkal Paham Radikal, Dai Polri Beri Ceramah Kamtibmas di Masjid Nurul Yaqin Poso

Ia juga mengajak para siswa untuk berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, dengan menanamkan semangat nasionalisme dan menjadi agen perubahan di tengah .

Kegiatan edukasi ini mendapat sambutan antusias dari pihak sekolah dan para siswa. Diharapkan, penyuluhan semacam ini bisa menjadi agenda rutin guna membentengi pelajar dari berbagai ancaman sosial dan ideologi yang menyimpang.

banner

Komentar