Dai Polri Satgas Madago Raya Gandeng Tokoh Pemuda Cegah Paham Radikalisme di Parigi

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran paham radikal dan intoleran melalui pendekatan humanis di wilayah operasi khususnya Kabupaten Parigi Moutong.

Pada Selasa (8/7/), Tim Da'i Kamtibmas Polri melaksanakan kegiatan dengan pemuda setempat di wilayah Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tiga personel Da'i Kamtibmas, yakni Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka menyambangi kediaman tokoh pemuda Kadir yang juga dikenal sebagai usaha bengkel mobil di kawasan tersebut. Momen silaturahmi ini dimanfaatkan untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.

Baca Juga:  Kunjungi 4 Pos Kamtibmas, Dansat Brimob Polda Sulteng Beri Semangat dan Sembako kepada Personel

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri mengajak tokoh pemuda untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari potensi penyebaran paham radikalisme dan .

Tim menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama di kalangan pemuda dan remaja yang dianggap paling rentan terhadap pengaruh paham menyimpang.

“Perlu adanya semua pihak, termasuk tokoh dan pelaku usaha, untuk saling menginformasikan jika melihat tanda-tanda penyebaran paham radikal di lingkungannya,” ujar Aiptu Zulham saat berdialog.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Gencarkan Razia di Poso, Persempit Ruang Gerak Radikalisme

Tokoh Pemuda, Kadir menyambut baik kunjungan dari Tim Da'i Polri dan mengaku siap mendukung sepenuhnya upaya pencegahan yang dilakukan Satgas Madago Raya. Ia menilai kehadiran polisi dalam bentuk pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat.

“Saya berterima kasih atas silaturahmi ini, dan insyaallah kami siap membantu mencegah masuknya paham radikal yang bisa merusak generasi muda,” ungkap Kadir.

Baca Juga:  Dirikan Tenda Darurat, Satgas Madago Raya Pastikan Program Pendidikan di Poso Tetap Berjalan

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya preemtif yang dilakukan Satgas Madago Raya untuk membentengi masyarakat dari ideologi kekerasan yang kerap menyasar kalangan akar rumput. Lewat pendekatan ke tokoh pemuda dan yang memiliki pengaruh di komunitasnya, Polri berharap terjalin yang kuat.

Satgas Madago Raya menegaskan bahwa upaya deradikalisasi dan deteksi dini terus digalakkan di berbagai wilayah, sebagai bagian dari menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tengah.

banner

Komentar