Sinergi TNI-Polri dengan Masyarakat Kotarindau Cegah Penyebaran Hoaks dan Paham Radikalisme

-News-
oleh

Nesia – Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat keamanan dan , II Preemtif Ops melalui Bhabinkamtibmas Desa Kotarindau, Aiptu Ronald A.S, melaksanakan kegiatan dan silahturahmi bersama Babinsa dan aparat desa setempat.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 3 Desember bertempat di kantor perusahaan air minum BIAS yang berlokasi di Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten .

Baca Juga:  Momentum Hari Pahlawan, Satgas Madago Raya Tanamkan Jiwa Nasionalisme ke Siswa SDN Taunca

Kegiatan sambang ini bertujuan untuk mempererat kemitraan antara pihak kepolisian, TNI, serta masyarakat setempat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Aiptu Ronald menyampaikan sejumlah pesan yang penting, antara lain untuk tidak mudah terpengaruh oleh berita , ujaran kebencian, maupun isu SARA yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga:  Empat Pos Kamtibmas Satgas Madago Raya Gencarkan Edukasi Kamtibmas dari Rumah ke Rumah

Lebih lanjut, AIPTU Ronald mengimbau kepada masyarakat agar menjaga hubungan silaturahmi yang baik, serta menghindari permusuhan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat kebersamaan antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga dibahas pentingnya kerja sama antara Polri dan TNI dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan masyarakat.

Baca Juga:  Momentum HUT RI ke-80, Dua Simpatisan Paham Radikalisme Nyatakan Ikrar Setia NKRI di Poso

Pihak kepolisian khususnya Satgas Mdago Raya berharap agar masyarakat dapat memahami nilai-nilai persatuan, , dan wawasan kebangsaan yang menjadi pondasi kuat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Pihak kepolisian berharap agar kegiatan sambang dan silahturahmi ini dapat terus berlangsung, sehingga hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat tetap terjalin erat dalam mendukung berlangsungnya operasi Madago Raya.

banner

Komentar