Cegah Penyimpangan Pelajar, Satgas Madago Raya Gelar Sosialisasi di SMPN 2 Poso Pesisir

-News, Pendidikan-
oleh

– Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus menggencarkan upaya pencegahan terhadap bahaya , narkoba, (judol), serta kenakalan di wilayah Poso, Jumat (11/7/2025).

Desa Lape Aipda M. Yusuf bersama Kanit Binmas Polsek Ipda Ramlin menggelar penyuluhan kepada siswa-siswi baru SMPN 2 Poso Pesisir.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas sekolah tersebut diikuti oleh 33 siswa-siswi. Dalam penyuluhan itu, Ipda Ramlin menekankan pentingnya menjaga masa depan dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Ia menjelaskan, narkoba bukan hanya menyebabkan ketergantungan, tetapi juga berdampak pada kerusakan fisik, mental, dan psikologis.

Baca Juga:  Libatkan 256 Personel, Polda Sulteng Lanjutkan Operasi Kewilayahan Madago Raya Tahap II

“Narkoba bisa membuat seseorang kehilangan arah, bahkan nekat melakukan tindakan kriminal demi mendapatkan uang untuk membeli barang haram itu. Ini sangat berbahaya bagi generasi muda seperti adik-adik semua,” ujar Ramlin saat memberikan penyuluhan.

Tak hanya soal narkoba, Ipda Ramlin juga menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kenakalan remaja seperti tawuran, bullying, serta penyalahgunaan lem fox dan .

Ia mengingatkan bahwa tindakan-tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga bisa merusak masa depan para .

Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas juga memberikan pesan agar para siswa mampu mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.

Baca Juga:  Kunjungi Pos Kamtibmas, Kaops Madago Raya Apresiasi dan Beri Motivasi Personel di Wilayah Operasi

“Aktivitas seperti olahraga, seni, atau kegiatan ekstrakurikuler bisa menjadi pilihan yang jauh lebih baik dibanding pergaulan bebas yang berisiko tinggi,” imbuhnya.

Selain itu, dalam penyuluhan tersebut juga disampaikan pentingnya tertib berlalu lintas. Para siswa diimbau untuk tidak mengendarai motor jika belum cukup umur dan tidak memiliki SIM.

“Bagi yang sudah membawa kendaraan, wajib memakai helm SNI dan membawa STNK. Jika tidak, mohon maaf, tidak akan diizinkan parkir di lingkungan sekolah,” tegas Ipda Ramlin.

Baca Juga:  92 Polisi Wanita Dilibatkan Amankan Pemilu di Sulteng

Upaya ini merupakan bagian dari upaya Satgas II Preemtif Ops Madago Raya dalam mencegah potensi gangguan yang bersumber dari lingkungan pelajar.

Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di berbagai sekolah untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya hidup disiplin dan menjauhi perilaku menyimpang.

Pihak kepolisian berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat keamanan dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Tanpa dukungan dari masyarakat, kepolisian tidak bisa bekerja sendiri menjaga generasi muda dari ancaman penyimpangan sosial.

banner

Komentar