Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Pemuda Marantale Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif melalui Tim Da'i Polri melakukan kegiatan dengan tokoh pemuda di Desa Marantale, Kecamatan Siniu, Parigi Moutong, Rabu (4/6/). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preemtif kepolisian dalam memperkuat peran pemuda sebagai mitra dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Parigi Moutong, AKP Zulkufran. Ia hadir bersama empat anggota Tim Da'i Kamtibmas Polri, yakni Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, Aiptu Zulham dan Aiptu Arwin Abubakar, yang selama ini aktif menyampaikan pesan-pesan kamtibmas berbasis pendekatan keagamaan.

Baca Juga:  Kaops Madago Raya Pastikan Pengamanan Pilkada di Poso Berjalan Aman dan Damai

Dalam pertemuan tersebut, AKP Zulkufran menyampaikan pentingnya peran tokoh pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia menekankan bahwa kondusifitas wilayah tak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tapi perlu keterlibatan aktif dari masyarakat, khususnya para pemuda.

“Pemuda harus menjadi contoh dalam menciptakan suasana yang dan . Kami mengajak seluruh elemen untuk bergandeng tangan menghadapi segala bentuk potensi gangguan, termasuk paham-paham radikal yang mencoba masuk ke tengah masyarakat,” ujar Zulkufran.

Baca Juga:  Rekrutmen Bintara Bakomsus Polri di Sulteng, Peluang Emas Bagi Lulusan Bidang Pangan dan Kesehatan

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, Tim Da'i Polri juga mengajak warga untuk memperkuat nilai-nilai toleransi antarumat beragama. Mereka menilai toleransi merupakan kunci utama untuk menjaga keharmonisan sosial dan menangkal paham-paham intoleran yang dapat merusak persatuan bangsa.

“Rasa persaudaraan dan persatuan harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan beri ruang bagi yang memecah belah. Mari jaga Marantale tetap damai dan ,” ucap Aiptu Irwan saat berdialog dengan warga.

Silaturahmi ini pun mendapat respon positif dari tokoh pemuda setempat, Iwan, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Satgas Madago Raya. Ia menilai pendekatan dialogis seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan .

Baca Juga:  Langgar Etik Berat, Majelis Kehormatan Pecat Anwar Usman Sebagai Ketua MK

“Terima kasih kepada Polri yang sudah hadir langsung dan memberi perhatian kepada kami. Kami siap menjadi mitra dalam menjaga kampung ini tetap aman, bebas dari dan kekerasan,” kata Iwan.

Kegiatan sambang ini diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan waspada terhadap ancaman dan ekstremisme.

banner

Komentar