Satgas Madago Raya Ajak Warga Tojo Bersatu Tolak Paham Intoleran

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia II Preemtif Operasi Madago Raya terus menggencarkan kegiatan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah operasi. Kali ini, tim menyambangi warga di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Tojo Una-Una, Senin (26/5/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Jabbar Abu mewakili Satgas II Preemtif menyampaikan pesan-pesan kepada warga. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:  Bentuk Kepedulian, Perwira SIP 52 RAD Sulteng Berikan Bantuan ke Lansia di Panti Sosial

Bripka Jabbar juga mengimbau warga agar meningkatkan sikap saling menghormati dan menjaga antarumat beragama.

“Kalau kita saling menghargai, hidup akan damai. Toleransi yang kuat akan menciptakan kehidupan masyarakat yang ,” ujarnya kepada warga.

Lebih lanjut, Bripka Jabbar juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap paham-paham yang mengatasnamakan agama. Mereka diminta segera melapor jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Bersinergi Dengan Imam Masjid Nurul Amin Lawan Radikalisme di Parimo

“Radikalisme bisa masuk dengan berbagai cara. Maka dari itu, kami minta partisipasi masyarakat untuk mencegah dan melaporkan segala potensi yang mengarah ke hal tersebut,” tambah Bripka Jabbar.

Sambutan positif datang dari setempat, Walid Tawalili. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim Satgas Madago Raya di tengah masyarakat Desa Betaua.

Baca Juga:  Empat Pos Kamtibmas Satgas Madago Raya Gencarkan Edukasi Kamtibmas dari Rumah ke Rumah

“Kami merasa dihargai. Ini bentuk perhatian negara terhadap kami,” ucapnya.

Warga juga menyatakan kesiapannya mendukung upaya dalam menciptakan situasi aman dan menolak segala bentuk paham intoleransi dan radikalisme. Tokoh masyarakat bersama aparat desa sepakat bersinergi menjaga keamanan di wilayah operasi Khususnya Kabupaten Tojo Una-una.

banner

Komentar