Hari Kenaikan Isa Al Masih, Polisi Hadir di Tengah Jemaat Gereja El-Saddai Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, Satgas II Preemtif Operasi menyambangi tokoh agama dan jemaat Gereja El-Saddai di Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kamis (29/5/).

Kegiatan ini dipimpin oleh PS. Kanit Binmas Poso Pesisir Utara AIPTU Rahmat Hidayat. Ia melakukan kunjungan silaturahmi kepada Deice Waloni, S.Th sekaligus memantau pelaksanaan ibadah memperingati Hari Kenaikan Isa Al Masih.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Sulteng Musnahkan Ratusan Ribu Material Regident yang Sudah Usang

Dalam kunjungan tersebut, AIPTU Rahmat tidak hanya menyampaikan ucapan selamat dan dukungan atas kegiatan keagamaan yang berlangsung dan tertib, tetapi juga menyisipkan pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk jemaat gereja, untuk menjaga keamanan lingkungan dari berbagai gangguan, termasuk penyebaran paham radikal,” ujarnya di hadapan jemaat.

Baca Juga:  Polda Sulteng Kembali Tangani 2 Kasus Pemilu, Diantaranya Oknum Caleg di Tolitoli

Ia mengingatkan bahwa isu-isu provokatif dan ajaran radikal kerap menyusup di tengah masyarakat untuk memecah belah persatuan. Karena itu, peran tokoh agama sangat penting dalam menyampaikan pesan dan menolak kekerasan.

Pendeta Deice menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari pihak kepolisian. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung jalannya Operasi Madago Raya yang bertujuan menekan potensi gangguan keamanan di wilayah Poso.

Baca Juga:  Lewat Podcast Presisi, KA SPN Polda Sulteng Ulas Transformasi Pendidikan Polri Melalui Kurikulum OBE

Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat memperkuat rasa aman dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat .

Silaturahmi ke - seperti ini menjadi bagian dari pendekatan preemtif yang dilakukan Satgas Madago Raya, guna membangun kemitraan dan memperkuat pertahanan masyarakat dari ancaman intoleransi dan radikalisme.

banner

Komentar