Cegah Radikalisme, Dai Polri Gelar Penyuluhan di Ponpes Amanah Putra Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Satuan Tugas II Preemtif Operasi Madago Raya melalui tim Da'i Polri menggelar bimbingan dan penyuluhan kepada para santri Pondok Pesantren Amanah Putra, Desa Landangan, Kecamatan Pesisir, Poso, pada Senin (19/5/).

Kegiatan ini bertujuan menangkal masuknya paham radikal di kalangan pelajar. Tim Da'i Polri yang dipimpin IPDA Ilham Sriwan,
bersama AIPTU Ridwan, dan AIPDA Sofyan Al Liosi, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para santri antara lain anti kekerasan, bullying, dan bahaya .

Baca Juga:  Peluncuran KM Dharma Kencana V Tandai Penguatan Infrastruktur Transportasi di Sulawesi Tengah

Pertama, mereka mengajak santri untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan, sehingga dapat menempuh pendidikan di pesantren dengan baik.

“Kita harus senantiasa mengucap syukur kepada Allah SWT. Dengan rasa syukur, hati menjadi lapang dan semangat belajar semakin tinggi,” ujar IPDA Ilham Sriwan.

Kedua, tim Da'i mengingatkan pentingnya bakti dan ketaatan kepada orang tua.

“Ridho Allah sangat bergantung pada ridhonya orang tua. Oleh karena itu, patuhi nasihat dan do'a mereka,” jelasnya.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Ueralulu Ajak Warga Bersatu Lawan Paham Radikalisme

Selanjutnya, para santri juga diimbau untuk selalu menghormati dan menaati para ustadz atau guru. Hal ini agar ilmu yang diperoleh senantiasa berkah dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Di samping itu, penyuluhan juga menekankan agar santri menjauhi segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan syariat agama, norma hukum, maupun nilai-nilai Pancasila.

“Hindari kegiatan yang mengarah pada paham radikal, intoleransi, atau anti-Pancasila. Dengan demikian, situasi kamtibmas di Kabupaten Poso dapat tetap dan kondusif,” terangnya.

Ketua Yayasan Wakaf Amanatul Ummah (YWAU), Ustadz Yusrin Ichtiawan, menyampaikan apresiasi kepada Poso dan Polri . Ia berterima kasih atas bimbingan yang diberikan dan menyatakan siap mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  902 Personel Diterjunkan BKO Pam TPS, Wakapolda Sulteng Tekankan Netralitas dan Profesionalisme

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Poso dan Ops Madago Raya. Penyuluhan anti kekerasan dan anti bullying yang disampaikan sangat berguna bagi para santri. Kami pun siap bersinergi dengan Polri untuk menjaga kamtibmas di Poso,” kata Ustadz Yusrin.

banner

Komentar