Wujudkan Asta Cita Presiden, Satgas Madago Raya Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

-News-
oleh

Palu Nesia – Satgas III Preventif Madago Raya menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah Asta Cita Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Subianto di bidang ketahanan pangan.

Melalui pemanfaatan lahan kosong seluas satu hektare di sekitar , Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir, Poso, satuan ini sukses mengembangkan kebun dan peternakan produktif.

Lahan tersebut kini ditanami berbagai komoditas pangan seperti jagung, cabai, dan pisang. Selain itu, Satgas juga membangun peternakan kambing sebagai bagian dari program ketahanan pangan terpadu.

Baca Juga:  Gelar Hipnoterapi, Kades Tangkura Apresiasi Upaya Satgas Madago Raya Bantu Warga Sembuh dari Penyakit

Kegiatan ini menjadi wujud nyata antara tugas pengamanan dan pembangunan berkelanjutan di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso.

Jagung yang menjadi salah satu komoditas utama telah ditanam sejak dua bulan lalu dan dalam waktu dekat akan memasuki masa panen. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemanfaatan sumber daya yang ada untuk mendukung kebutuhan pangan lokal.

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., yang juga menjabat sebagai Polda Sulawesi Tengah, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan serta memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Bentuk Kepedulian, Perwira SIP 52 RAD Sulteng Berikan Bantuan ke Lansia di Panti Sosial

“Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan aparat di wilayah operasi tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun dan memberdayakan masyarakat melalui ketahanan pangan,” ujar Kombes Kurniawan kepada , Sabtu (12/4/2025).

Lebih lanjut, Kombes Kurniawan menyebut, selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan pertanian dan peternakan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anggota Satgas dan masyarakat.

Baca Juga:  Peringati Hari Otonomi Daerah ke-28 Tahun, Pemprov Sulteng Gelar Upacara dan Syukuran

ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik dalam bentuk pelatihan, produksi bersama, maupun distribusi hasil panen, ungkapnya.

Melalui pendekatan humanis dan preventif, Ops Madago Raya membuktikan bahwa operasi keamanan dapat sejalan dengan program pembangunan nasional.

Dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya terbengkalai, kini hadir sebuah kebun produktif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar Poskotis Tokorondo.

banner

Komentar