Wujudkan Asta Cita Presiden, Satgas Madago Raya Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

-News-
oleh

Nesia – Satgas III Preventif Operasi menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah Asta Cita TNI (Purn) di bidang ketahanan pangan.

Melalui pemanfaatan lahan kosong seluas satu hektare di sekitar Poskotis Ops Madago Raya, Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, satuan ini sukses mengembangkan kebun dan peternakan produktif.

Lahan tersebut kini ditanami berbagai komoditas pangan seperti jagung, cabai, dan pisang. Selain itu, Satgas juga membangun peternakan kambing sebagai bagian dari program ketahanan pangan terpadu.

Baca Juga:  Pelatihan Menjahit Resmi Ditutup, Satgas Madago Raya Ajak Peserta jadi Pelaku Wirausaha Lokal

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara tugas pengamanan dan pembangunan berkelanjutan di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso.

Jagung yang menjadi salah satu komoditas utama telah ditanam sejak dua bulan lalu dan dalam waktu dekat akan memasuki masa panen. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemanfaatan sumber daya yang ada untuk mendukung kebutuhan pangan lokal.

Ops Madago Raya, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., yang juga menjabat sebagai Dansat Polda , menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan serta memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Sulteng Masuk 5 Besar Daerah Rawan, Bawaslu Soroti Kerawanan Pilkada 2024

“Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan aparat di wilayah operasi tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun dan memberdayakan masyarakat melalui ketahanan pangan,” ujar Kombes Kurniawan kepada awak media, Sabtu (12/4/).

Lebih lanjut, Kombes Kurniawan menyebut, selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan pertanian dan peternakan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anggota Satgas dan masyarakat.

Baca Juga:  Sebaran Abu Vulkanik Gunung Ruang Sulut Meluas, BMKG Imbau Masyarakat Sulteng Gunakan Masker

“Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik dalam bentuk pelatihan, produksi bersama, maupun distribusi hasil panen, ungkapnya.

Melalui pendekatan humanis dan preventif, Ops Madago Raya membuktikan bahwa operasi keamanan dapat sejalan dengan program pembangunan nasional.

Dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya terbengkalai, kini hadir sebuah kebun produktif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar Poskotis Tokorondo.

banner

Komentar