Polda Sulteng Gelar Pelatihan peningkatan Kemampuan Pendeta di Parigi Selatan

-Uncategorized-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya meningkatkan pemeliharaan kamtibmas serta sinergi dengan tokoh agama serta memperkuat ketahanan terhadap dan intoleransi, Satuan Tugas (Satgas) II Preemtif Madago Raya melaksanakan kegiatan Pendeta di Aula Desa Sumbersari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, pada Kamis (17/4/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatgas II Preemtif, AKBP Moh. Taufik, S.H, dengan melibatkan personel Satgas II Preemtif lainnya seperti Aiptu Rahmat Jafar, Aiptu Rasul, dan Aiptu Andi Agustiar, turut hadir pula para Da'i Kamtibmas dan para narasumber dari kalangan rohaniawan .

Baca Juga:  Promosi Jabatan, AKBP Yohanes Afri Budi Slamet Riyadi Resmi Nahkodai Dirpamobvit Polda Sulteng

Dalam sambutannya, AKBP Moh. Taufik menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas dari Ops Madago Raya dalam rangka deradikalisasi, pemeliharaan keamanan, serta mendorong persatuan umat melalui peran aktif para pemuka agama.

“Kami berharap para pendeta dapat menjadi ujung tombak dalam menangkal paham radikal dan intoleransi di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Materi kegiatan disampaikan oleh dua narasumber utama. Pdt. Lidya, S.Th, selaku Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kabupaten Parimo, membawakan materi berjudul “Peran Pendeta dan Tokoh Agama Kristen dalam Menangkal Paham Radikal dan Intoleransi”.

Baca Juga:  Wakapolda Sulteng Memimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2024

Ia mengapresiasi dan mendukung penuh upaya Satgas Ops Madago Raya dalam menjaga keamanan dan ketertiban khususnya Kabupaten Parigi Moutong.

Sementara itu, Pdt. Grace Santi Palumbara, S.Th, Jemaat Gereja Maranatha Lemusa, menyampaikan materi “Peran Pendeta atau Rohaniawan dalam Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama”.

Ia menyatakan rasa syukurnya bisa berbagi pengalaman dan memperkuat semangat antar umat beragama.

Baca Juga:  445 Personel Korps Brimob Polri Diberangkatkan ke Papua

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini, terlebih situasi saat ini sudah sangat dan damai. Sehingga, bagaimana kita meningkatkan kehidupan yang toleran,” ucapnya.

Menutup kegiatan, para peserta menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas II Preemtif Ops Madago Raya dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat peran tokoh agama dalam menjaga kedamaian dan mencegah berkembangnya paham radikal di tengah masyarakat.

banner

Komentar