Satgas Madago Raya Edukasi Warga Soal Toleransi dan Bahaya Radikalisme

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, II Preemtif Madago Raya Tahap melaksanakan kegiatan ke tokoh masyarakat di Desa Banano, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Sabtu (12/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bripka Jabbar Abu, sebagai bagian dari upaya preemtif khususnya untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah operasi.

Baca Juga:  Tampil Gemilang di Jepang, Personel Polda Sulteng Bawa Pulang Tiga Medali Sekaligus

Dalam kunjungan tersebut, Bripka Jabbar menyampaikan imbauan penting terkait pentingnya menjaga kerukunan antarwarga dan toleransi antarumat beragama.

Ia juga mengajak masyarakat agar bersama-sama menolak segala bentuk paham radikalisme dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan di tengah masyarakat.

“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika ada hal-hal yang mencurigakan, khususnya terkait dengan penyebaran yang mengatasnamakan agama,” ujar Bripka Jabbar.

Baca Juga:  Dewan Pakar Tetapkan 15 Kandidat Hoegeng Awards 2026, Dua Personel Polda Sulteng Masuk Nominasi

Sementara itu, Bapak Djaelani, salah satu tokoh masyarakat Desa Banano, menyambut baik kehadiran tim Satgas Madago Raya serta menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh upaya menciptakan suasana yang aman dan di wilayahnya.

Ia juga mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh Satgas Madago Raya dalam menyentuh langsung lapisan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Satgas Madago Raya yang telah proaktif menyentuh langsung lapisan masyarakat. Kami berkomitmen mendukung penuh upaya kepolisian dalam menciptakan suanana yang aman dan damai di wilayah ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Polda Sulteng Serahkan Kurir Sabu 15 Kg Warga Marawola ke Kejari Palu

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upqya preemtif dalam yang bertujuan membangun kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam rangka mencegah potensi gangguan keamanan di , khususnya wilayah operasi Kabupaten Tojo Una-Una.

banner

Komentar