Satgas Madago Raya Edukasi Warga Soal Toleransi dan Bahaya Radikalisme

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, personel Satgas II Preemtif Operasi Tahap melaksanakan kegiatan ke masyarakat di Desa Banano, Kecamatan Tojo, , pada Sabtu (12/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bripka Jabbar Abu, sebagai bagian dari upaya preemtif khususnya Satgas Madago Raya untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah operasi.

Baca Juga:  Rakor Nataru, Wakapolda Sulteng Tegaskan Pentingnya Sinergitas dan Soliditas

Dalam kunjungan tersebut, Bripka Jabbar menyampaikan imbauan penting terkait pentingnya menjaga kerukunan antarwarga dan antarumat beragama.

Ia juga mengajak masyarakat agar bersama-sama menolak segala bentuk paham radikalisme dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan di tengah masyarakat.

“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika ada hal-hal yang mencurigakan, khususnya terkait dengan penyebaran paham yang mengatasnamakan agama,” ujar Bripka Jabbar.

Baca Juga:  Pesan Kedamaian Satgas Madago Raya Warnai Perayaan Ultah Pura Dharma Sahpawita di Touna

Sementara itu, Bapak Djaelani, salah satu tokoh masyarakat Desa Banano, menyambut baik kehadiran tim Satgas Madago Raya serta menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh upaya menciptakan suasana yang aman dan damai di wilayahnya.

Ia juga mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh Satgas Madago Raya dalam menyentuh langsung lapisan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan kepada Satgas Madago Raya yang telah proaktif menyentuh langsung lapisan masyarakat. Kami berkomitmen mendukung penuh upaya kepolisian dalam menciptakan suanana yang aman dan damai di wilayah ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Biddokkes Polda Sulteng Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Anak Disabilitas di Huntap Tondo

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upqya preemtif dalam Operasi Madago Raya yang bertujuan membangun kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam rangka mencegah potensi gangguan keamanan di , khususnya wilayah operasi Kabupaten Tojo Una-Una.

banner

Komentar