Dai Polri Ajak Warga Desa Bambalemo Jaga Kamtibmas Pasca PSU di Parigi Moutong

-News-
oleh

– Dalam upaya mempererat hubungan dengan serta menjaga (PSU), Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya melalui Tim Da'i Polri melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, pada Jumat (25/4/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Parigi Moutong AKP Zulkufran, yang juga selaku personel Satgas II Preemtif, bersama tim Da'i Kamtibmas Polri yang terdiri dari Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin Abubakar.

Baca Juga:  Sahur Gratis di Palu dan Poso, Satgas Madago Raya Dukung Mudik Aman Keluarga Nyaman

Dalam kesempatan tersebut, tim menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan damai, khususnya pasca pelaksanaan PSU di wilayah tersebut.

AKP Zulkufran menegaskan pentingnya menghormati hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat.

“Mari kita jaga kondusifitas wilayah, hormati hasil demokrasi yang telah berjalan, dan kita sukseskan bersama demi kemajuan Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun, 57 Personel Polda Sulteng Dipecat, 137 Dapat Penghargaan

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menanamkan nilai-nilai toleransi antarumat beragama guna memperkuat rasa persaudaraan dan mencegah berkembangnya paham radikal serta intoleransi yang berpotensi mengganggu stabilitas .

datang dari warga setempat, Kurniadi selaku tokoh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Satgas Madago Raya dan Tim Da'i Polri atas perhatian dan upaya pendekatan yang dilakukan.

Baca Juga:  Rohaniawan Polri Sambangi Warga Balinggi, Ajak Tolak Radikalisme

Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung Polri dalam menjaga dan ketertiban masyarakat pasca PSU di kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan ini merupakan upaya Satgas Madago Raya dengan mengedepankan pendekatan dan persuasif guna menciptakan wilayah yang aman, damai, dan terbebas dari ancaman di Kabupaten Parigi Moutong.

banner

Komentar