Kolaborasi Polri dan Tokoh Masyarakat Tangkal Radikalisme di Parigi

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka mempererat hubungan antara pihak dengan serta untuk mendukung upaya penanggulangan radikalisasi, tim Da'i Polri melaksanakan kegiatan dengan tokoh masyarakat di Komplek BTN Graha Bidara, Dusun 4, Desa Lebo, Kecamatan , Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (9/1/).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim Da'i Polri Satgas II Preemtif terdiri dari Aiptu Irwan, Aiptu Erwin L., Aiptu Zulham, S.Sos., dan Aiptu Arwin Abubakar, dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat, termasuk tokoh agama, tokoh pemuda, serta tokoh wanita.

Baca Juga:  Pastikan Kebugaran Personel, Subsatgas Dokkes Cek Kesehatan Personel di Wilayah Operasi

Dalam kesempatan tersebut, Tim Da'i Polri menyampaikan beberapa pesan penting kepada para tokoh masyarakat, antara lain:

Pertama, serta masyarakat dalam menangkal radikalisasi

Diharapkan peran aktif masyarakat, terutama tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh wanita, dapat membantu Satgas II Ops Tahap I 2025 dalam mencegah masuknya paham radikalisme dan intoleransi di wilayah Kecamatan Parigi.

Kedua, Menjaga persatuan dan kerukunan

Baca Juga:  Polri dan Eks Napiter Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Gunung Biru Poso

Para tokoh masyarakat diingatkan untuk terus menjaga persatuan, kesatuan, dan kerukunan antarwarga serta dengan kelompok masyarakat lainnya, guna menciptakan keharmonisan di lingkungan sekitar.

Ketiga, Perlindungan terhadap generasi muda

Pentingnya menjaga generasi muda dari pengaruh paham yang menyesatkan dengan mengaktifkan peran remaja masjid yang selama ini telah memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi penerus yang baik.

Tanggapan positif disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat, Hi Taher, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Da'i Polri atas kegiatan silaturahmi tersebut.

Baca Juga:  Semai Kedamaian dengan Al-Quran, Dai Polri Sambangi Masjid At-Taqwa Poso

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pihak kepolisian dalam menangkal paham radikal dan intoleran, serta berharap agar antara masyarakat dan aparat keamanan terus terjalin dengan baik demi keamanan dan kedamaian bersama.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat terwujud hubungan yang lebih erat antara Polri dan masyarakat, serta semakin memperkuat upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah Parigi, Kabupaten Parigi Moutong.

banner

Komentar