Siagakan 2.624 Personel, Polda Sulteng Siapkan 76 Pos Pengamanan di Seluruh Wilayah

Palu Nesia – Menjelang pengamanan natal 2024 dan tahun baru 2025, Polda Sulteng melaksanakan Apel Pengamanan dengan sandi Operasi Lilin Tinombala 2024, Jumat (20/12/2024) di Lapangan Mapolda Sulteng, Jalan Soekarno-Hatta, Palu.

Membacakan Amanat Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit , Kapolda mengatakan, bapak Presiden Prabowo Subianto dalam apel Kasatwil bahwa, “Nataru di depan mata. Saudara akan sibuk, saudara akan capek, jadi laksanakan tugas pengamanan dengan baik”.

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI ke-80, Kapolda Sulteng Gelar Baksos Pertanian dan Kesehatan di Tamanjeka Poso

Untuk itu kata Kapolda, kita harus mempersiapkan seluruh rangkaian pengamanan dengan sebaik-baiknya. Terlebih lagi pengamanan nataru kali ini bersamaan dengan pengamanan sisa tahapan pilkada serentak, sehingga perlu diantisipasi adanya potensi gangguan lainnya yang dapat terjadi.

Kepada Awak media, Irjen Pol Agus Nugroho menjelaskan bahwa Polda Sulteng bersama jajaran dan didukung oleh Instansi lain telah berkomitmen untuk mengamankan natal dan tahun baru bagi yang akan merayakan dengan aman dan nyaman serta damai.

Baca Juga:  Intensif Patroli Hutan Pegunungan, Komitmen Satgas Madago Raya Jaga Stabilitas Keamanan di Poso

Kapolda menambahkan, dalam pelaksanaan pengamanan Nataru, pihaknya melibatkan 1160 personel terdiri dari 256 dari Polda Sulteng dan 804 dari jajaran dan unsur 305 personel, serta instansi lainnya 1.159, total ada 2624.

Gangguan tentunya berkaitan dengan Lakalantas di jalur rawan, serta Kamtibmas seperti tindakan konvensional saat mudik meninggalkan rumahnya.

“Olehnya kami menempatkan 76 pos pengamanan, 17 pos pelayanan dan enam pos terpadu gabungan,”terang Agus Nugroho

Baca Juga:  Bentuk Kepedulian, Dansat Brimob Polda Sulteng Bagikan Bingkisan Sembako ke 4 Pos Kamtibmas 

Agus Nugroho juga berharap agar masyarakat mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri. “Kita juga akan melakukan patroli dengan sekala kecil dan besar,”ujarnya.

Untuk mengantisipasi adanya eforia pergantian malam tahun baru, Agus Nugroho bakal melakukan tindakan preemtif dan preventif.

“Tentunya aka melakukan tindakan hukum secara terbatas, dan terukur agar tidak menganggu jalannya perayaan ini,”tutupnya.

banner

Komentar