Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Agama Desa Pandajaya Bersama Jaga Kondusivitas

II Preemtif Operasi Madago Raya melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ustadz Ahmad Murdianto, Lc, warga Desa Pandajaya, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, pada Kamis (12/12/2024). Kegiatan ini dipimpin oleh Aiptu Sumardi Ganing, Ps. Kanit Binmas Pamona Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Sumardi Ganing menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya, yakni untuk melakukan silaturahmi dalam rangka mencegah berkembangnya paham radikalisme dan aksi terorisme di wilayah Pamona Selatan/Tenggara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjaga situasi dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif di wilayah Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Polwan Nagaya Polda Sulteng Gelar Patroli Sambil Berbagi Sembako di Kota Palu

Selain melakukan silaturahmi, Aiptu Sumardi juga mengajak masyarakat Desa Pandajaya untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam pesannya, ia mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan , khususnya di tengah kegiatan operasi keamanan yang sedang berlangsung.

Kanit Binmas juga menegaskan bahwa melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di wilayah Pamona Selatan/Tenggara tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme, Da'i Polri Ajak Masyarakat Toliba Tingkatkan Toleransi

Dukungan penuh dari masyarakat sangat diharapkan untuk mendukung kelancaran Operasi Madago Raya yang bertujuan menanggulangi atau mencegah ancaman kelompok dan intoleran.

Tokoh Agama Ustadz Ahmad Murdianto, Lc, menyambut baik kedatangan Satgas II Preemtif dan menyampaikan apresiasi terhadap upaya Polri dalam menjaga keamanan dan perdamaian di wilayahnya.

“Saya sangat mendukung penuh operasi ini dan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan kita. Jangan biarkan paham radikal masuk ke tengah-tengah masyarakat, karena itu akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga:  Polda Sulteng Gelar Seleksi Walpri Calon Kepala Daerah Pilkada 2024

Lebih lanjut, Ustadz Ahmad juga menekankan pentingnya perdamaian dan antarumat beragama di tersebut.

“Sebagai bagian dari masyarakat, kita harus selalu menjaga hubungan yang harmonis dan saling menghargai. Kami siap mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan mencegah segala bentuk ancaman yang dapat merusak kedamaian,” tandasnya.

Kegiatan sambang ini diharapkan dapat mempererat antara Polri dan masyarakat serta memberikan dampak positif dalam menjaga kedamaian dan keamanan di wilayah operasi.

banner

Komentar